Pasca Penjaga Ternak Dibacok, Dua Kelompok Pemuda Nyaris Terlibat Bentrokan

0
19
Oplus_131072


 
BINJAI (media24jam.com) – Pasca terjadinya peristiwa pembacokan terhadap seorang penjaga ternak berinisial M di Kampung Kloneng, Kecamatan Sei Bingai, pada Selasa (11/8/2026) dini hari. Peristiwa itu memicu ketegangan yang memuncak, hingga dua kelompok pemuda nyaris terlibat bentrokan massal.
 
Korban diketahui mengalami luka parah, yakni bacokan di bagian bahu kiri hingga nyaris putus serta sabetan tajam di lengan kiri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diserang oleh dua orang pelaku yang datang menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku segera melarikan diri dari lokasi kejadian. Korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Djoelham Binjai untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.
 
Hingga saat ini, identitas kedua pelaku maupun motif di balik pembacokan tersebut belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian pun belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kasus tersebut.
 
Ketegangan tak lama kemudian memuncak. Informasi dari lapangan menyebutkan, puluhan orang yang disebut-sebut sebagai sekelompok Ormas berkumpul di kawasan Jalan Sei Petani, Desa Namurumbejulu, Kecamatan Kutalimbaru. Di sisi lain, ratusan pemuda dari Kampung Kloneng juga dikabarkan bersiaga dan diduga tengah mengumpulkan kekuatan. Kedua pihak dikhawatirkan saling berhadapan yang berpotensi memicu bentrokan massal.
 
Mengantisipasi situasi semakin memanas dan meluas, pihak Kepolisian Resor Binjai segera menurunkan personelnya untuk disiagakan di sejumlah titik rawan, termasuk di kawasan Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Binjai Selatan. Petugas terus melakukan pengamanan dan pemantauan ketat guna mencegah terjadinya bentrokan serta menjaga agar suasana di tengah masyarakat tetap kondusif.
 
Masyarakat pun meminta pihak kepolisian segera bergerak cepat mengungkap kasus pembacokan tersebut dan menangkap kedua pelaku. Langkah ini dinilai penting guna meredam kemarahan yang berkembang sekaligus mencegah terjadinya dendam berkepanjangan yang bisa merugikan banyak pihak.
 
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus dilakukan dan pihak kepolisian. ” Masih dalam penyelidikan bang” jawab Kanit Pidum Polres Binjai Iptu Jun Fredy Sembiring ketika dikonfirmasi awak media melalui via WA. (GCI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here