
DELISERDANG (media24jam.com) – Proses pengerjaan penempelan (tambal sulam) Jalan rusak di Jalan Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang diduga asal jadi. Akibatnya warga banyak yang menjadi korban kecelakaan lalulintas terjatuh karena terpeleset.
Pantauan wartawan di lokasi, lubang lubang jalan hanya ditutup menggunakan batu pecah tanpa disiram semen maupun aspal. Akibatnya pecahan batu menjadi berserakan hingga mengakibatkan pengendara sepeda motor banyak yang terjatuh.
Menurut warga, hal itu sudah berlangsung beberapa bulan terakhir sejak proyek pembangunan jembatan sungai rantau panjang dikerjakan. Selain itu ada juga proyek pembuatan sayap jalan.
“Kita warga di sini senang ada pembangunan tapi bukan berarti asal jadi saja, karena masyarakat tau itu dikerjakan menggunakan uang rakyat juga, jadi jangan mentang mentang daerah disini jauh dari kota mengerjakan proyek asal jadi, seperti tempelan lubang jalan Desa Sei Tuan dan Rantau panjang ditempel pakai batu pecah tapi tak disiram semen atau aspal, malah banyak warga yang jatuh terpeleset dan batu batu ini bisa terbang mengenai warga bila ada pengendara yang balap, ya abang lihatlah Kerikilnya berserakan,” keluh Amin Rabu (23/9/2026).
Jalan Sei Tuan merupakan Jalan utama penghubung Kecamatan Batang Kuis dengan Kecamatan Pantai Labu juga Kecamatan Percut Sei Tuan, aktivitas masyarakat dan perekonomian di daerah itu juga sangat bergantung pada akses jalan itu.
Sementara, untuk pengerjaan pembangunan proyek jembatan rantau panjang juga tak menampilkan plang proyek hingga masyarakat juga tidak tau siapa yang mengerjakan dan dari mana sumber anggaran pembangunan jembatan sungai rantau panjang dari jembatan besi berubah menjadi jembatan beton.
Sementara itu Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang Suparno saat dikonfirmasi Media24jam via pesan WhatsApp berjanji akan mengecek jalan tersebut.
“Siap bang..saya cek” jawab Suparno singkat membalas konfirmasi yang dilayangkan.(fan)




