Hampir Tiga Bulan Laporan Pencabulan Di Polres PakPak Barat, Ini Kata Ayah Korban!

0
469

PAKPAK BARAT | MEDIA24JAM – Hampir Tiga bulan laporan pencabulan di Polres Pakpak Barat pelaku belum ditangkap, ayah korban berinisial JS berharap agar pelaku berinisial MSI segera ditangkap. Tak hanya itu aksi pencabulan tersebut diduga sempat di sebar luaskan sehingga korban menanggung malu.

Ayah korban berinisial JS warga Kecamatan Tinada Kabupaten PakPak Barat menjelaskan kejadian ini bermula pada (12/9/2021) lalu putrinya sebut saja bunga diajak jumpa sama tersangka di puskesmas.

“Anak saya sudah anggap pelaku sebagai abangnya karena satu marga, jadi permintaan pelaku ingin jumpa dengan anak saya. Ia tak berpikir buruk apapun karena satu marga. Saat berjumpa di puskesmas anak saya langsung dimasukkan ke dalam mobil ambulans,” katanya, Senin (14/3).

“Anak saya dicabuli oleh tersangka, anak saya tak bisa berbuat apa apa dia mau menjerit tak ada yang mendengar pada saat itu sore hari dan suasana keadaan sangat sepi sekali,” imbuhnya.

Usai puas melakukan aksi pencabulan tersebut terang JS, bunga sempat menendang kemaluan tersangka dan berlari menuju pulang. Ia sempat menangis lantaran takut dimarahin akhirnya korban memendam atas apa yang telah terjadi.

“Anak saya memendam semuanya karena takut, tapi yang membuat anak saya membuka mulai dari bulan September hingga Desember pelaku sering memeras anak saya dengan cara jika ia datang ke kedaiku saat anakku yang jaga dia minta rokok tapi tak dibayar,” terangnya.

“Tak hanya itu ia juga sempat meminta uang untuk ditransfer kan namun anak saya tak mau mengirim nya, yang lebih membuat kami malu video aksi pencabulan tersebut diduga tersebar dan kawan anak saya ada menyindir. Mendapat pengakuan seperti itu saya langsung melaporkan nya ke Polres PakPak Barat pada (29/12/2021) lalu,” tambahnya.

Laporan itu sesuai dengan laporan polisi nomor : LP/B/87/XII/2021/SPKT/POLRES PAKPAK BARAT/POLDA SUMATERA UTARA aku JS sudah hampir tiga bulan dilaporkan namun hingga kini pelaku belum juga tertangkap. Ia berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya.

“Aku berharap agar pelaku segera ditangkap, anakku hingga saat ini masih trauma bdan malu atas perbuatan biadab pelaku,” akunya.

Saat dikonfirmasi penyidik bernama Briptu Yediza mengatakan kasus tersebut sudah naik ditingkat penyidikan dan jika ada perkembangan lebih lanjut akan dikabari.

“Sudah naik ditingkat penyidikan, untuk saat ini belum diketahui keberadaan pelaku. Untuk saat ini status nya sudah jadi tersangka dan pada Rabu ini mau di gelar,” pungkasnya. (Hadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here