Sesosok Mayat Ditemukan Warga Dalam Keadaan Membusuk di Perkuburan Katolik Sibolga

0
394
Kondisi Mayat saat ditemukan warga, dalam keadaan sudah membusuk dilokasi perkuburan Katolik Sibolga.

SIBOLGA (Media24jam.com) – Warga sekitar tiba-tiba dihebohkan atas penemuan sesosok mayat dalam keadaan sudah membusuk, dimana mayat tersebut ditemukan warga disekitaran perkuburan Katolik, Kamis (30/3/2023), tepatnya di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga.

Dalam hal ini diketahui Identitas korban, bernama Jimmy Simbolon, seorang nelayan berusia 44 tahun yang beralamat di Jalan Kenari, Gang Bambu, Kel. Pancuran Bambu, Kec. Sibolga Sambas, Kota Sibolga.

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasi Humas Polres Sibolga IPTU Suyatno menuturkan, bahwa selain mayat yang ditemukan dilokasi tersebut juga ditemukan beberapa barang bukti lainnya seperti potongan triplek, sandal jepit merk Swallow.

Dan juga dilokasi ditemukan juga beberapa barang lainnya seperti Pisau cater warna hijau, mancis, kaca berbentuk bulat, potongan kain warna merah jambu, pipet kecil, puntung rokok, gumpalan lem yang sudah mengeras, hand set warna hitam. Tutup botol, gedebuk pisang yang dibalut dan dibungkus plastik, selang plastik warna kuning berukuran panjang 40 cm dengan ujung dibalut plastik seteropom, topi warna hitam. Botol air mineral ukuran 600 ml merk Aqua, botol air mineral ukuran 600 ml merk Le Mineral, botol air mineral ukuran 1,5 Liter merk Aqua, gelas air mineral merk Madani. Kaca mata gagang warna hitam, pensil warna biru-hitam merk Angel, charge hand phone warna hitam, lem setan, potongan kain warna hitam, dan bundelan berbentuk bulat yang dibalut kain warna hitam saling mengikat.

Penemuan mayat tersebut pertama kali yang menemukannya seorang warga yang bernama, Affandy Simbolon (40) dan Erwindo Sihombing (37), saat melihat adanya mayat, kedua saksi langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke warga sekitar.

Sebelum mayat ditemukan, saksi Erwindo Sihombing awalnya berencana hendak mengambil bambu di sisi sebelah kanan perbukitan, sedangkan saksi Affandy Simbolon berjalan ke arah sisi kiri perbukitan sekitar 200 meter dari lokasi Sihombing.

“Saat sampai di lokasi, Affandy melihat mayat korban tergeletak di lokasi kuburan kosong dengan posisi miring,” kata Iptu Suyatno.

Kemudian kedua saksi sepakat untuk memberitahukan temuan mayat tersebut kepada warga yang berada tepat dibawah perbukitan lokasi pekuburan katolik dan memberitahukan kepada Kepling satu Kel. Pancuran Bambu.

Atas laporan itu, warga dan Kepala Lingkungan beserta Bhabinkamtibmas, Babinsa dan personil Polsek Sambas naik ke atas untuk memastikan atas penemuan mayat.

Selanjutnya sekira pukul 13.00 WIB, mayat dievakuasi dari lokasi menuju ke Rumah Sakit Umum DR FL Tobing Kota Sibolga dengan menggunakan mobil Ambulance.

Adapun hasil pemeriksaan awal Tim Medis Pihak RSU FL.Tobing Sibolga, dalam hal ini Imran, AMK (kepala kamar Jenazah) serta disaksikan oleh pihak Kepolisian dan istri Korban menerangkan, bahwa pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda kekerasan, korban diduga meninggal karena sakit.

Berdasarkan keterangan keluarga dari istri korban, Widiya Wati (43), warga Kel. Aek Parombunan, Kec. Sibolga Selatan, Kota Sibolga menerangkan bahwa korban merupakan mantan warga binaan Lapas Sibolga yang bebas pada tgl 16 Maret 2023.

“Setelah keluarnya (bebas) dari Lapas Sibolga, korban mengeluh sakit pada bagian pinggang dan bagian dada korban, pihak keluarga pun telah setuju untuk dilakukan Autopsi terhadap jenazah, dan jenazah kemudian dibawa ke RSU Bhayangkara Medan untuk dilakukan tindakan autopsi,” timpal Iptu Suyatno.(ben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here