Bupati Langkat : 11 Ribu Warga Miskin Ekstrem Harus Jadi Prioritas Program Makan Bergizi Gratis

0
122

LANGKAT | Media24jam.com – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Langkat harus benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya warga dengan status miskin ekstrem.

Hal itu disampaikan Bupati saat menerima audiensi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Langkat di ruang kerjanya, Selasa (16/9/2025). Pertemuan tersebut membahas progres pelaksanaan MBG yang hingga kini telah menjangkau 12.000 penerima manfaat atau sekitar 4% dari target.

Koordinator Wilayah SPPG Langkat, Ali Ihsan, melaporkan bahwa pada awal Oktober mendatang akan dibuka 10 dapur baru di sejumlah kecamatan, termasuk Sei Lepan, Stabat, dan Tanjung Pura, guna mempercepat realisasi program.

Menanggapi hal itu, Bupati Syah Afandin menekankan pentingnya penentuan lokasi yang tepat dan benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Di Kabupaten Langkat masih ada sekitar 11.000 kepala keluarga berstatus miskin ekstrem. Mereka inilah yang harus diprioritaskan. Daerah dengan jumlah warga miskin terbanyak wajib didahulukan,” tegasnya.

Bupati juga menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk melakukan survei langsung di lapangan. Langkah ini, katanya, penting agar penempatan dapur MBG benar-benar tepat sasaran.

“Program ini tidak boleh sekadar formalitas, tapi harus nyata sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Syah Afandin menyatakan dukungan penuh terhadap MBG yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Ia bahkan menawarkan pemanfaatan gedung-gedung pemerintahan di wilayah terpencil untuk dijadikan dapur MBG.

“Kalau ada gedung pemerintah yang bisa dipakai, silakan dimanfaatkan. Yang penting masyarakat segera merasakan manfaat dari program ini,” pungkasnya.

Pemkab Langkat optimistis, melalui langkah ini program MBG mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu.(J.malau).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here