KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia

0
37

MEDAN | Media24jam.com – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci-945 yang bersandar di Dermaga Pelindo 104 Belawan, Minggu (5/4/2026). Kedatangan kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut tersebut dalam rangka pelayaran persahabatan internasional ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026.

Kehadiran KRI Bima Suci yang merupakan penerus KRI Dewaruci menjadi simbol kehormatan tersendiri, sekaligus menempatkan Kota Medan dalam agenda maritim internasional.

Mengusung tema “Sailing Together for Navy Brotherhood”, kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya taruna Angkatan Laut dari negara-negara ASEAN serta negara sahabat (ASEAN Plus). Selain sebagai ajang pelayaran persahabatan, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam membangun kepercayaan (trust building) dan mempererat persaudaraan internasional di tengah dinamika maritim kawasan.

“Kami mengucapkan selamat datang di Kota Medan. Kehadiran KRI Bima Suci di perairan Belawan merupakan kehormatan besar bagi kami. Kapal ini adalah simbol persahabatan, diplomasi, dan kerja sama antarnegara yang kuat,” ujar Rico Waas.

Rico Waas menjelaskan, terpilihnya Belawan sebagai lokasi sandar bukan tanpa alasan. Selain berada di jalur pelayaran internasional, Belawan juga merupakan pintu gerbang utama maritim di wilayah barat Indonesia. Karena itu, Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendukung penuh kelancaran kegiatan yang berlangsung pada 5–8 April 2026 tersebut.

Menurutnya, momentum ini akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi pariwisata, serta geliat UMKM Kota Medan kepada dunia internasional.

“Ini akan menjadi ajang bagi kami untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi wisata, dan geliat UMKM Kota Medan ke mata dunia,” katanya.

Menutup sambutannya, Rico Waas berharap para peserta ASEAN Plus Cadet Sail 2026 dapat membawa pulang kesan positif tentang Kota Medan, mulai dari budaya, pariwisata hingga keramahan masyarakatnya.

“Kami ingin seluruh peserta mendapatkan pengalaman positif di sini. Semoga melalui kegiatan ini, potensi pariwisata dan budaya Medan semakin dikenal luas oleh dunia internasional melalui cerita para peserta saat kembali ke negara masing-masing,” pungkasnya.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here