DELI SERDANG | Media24jam.com — Kepanikan melanda warga Dusun II, Desa Kelambir, Kecamatan Pantai Labu, saat kobaran api tiba-tiba melahap sebuah gudang barang bekas (botot), Senin (27/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Api dengan cepat membesar, menghanguskan tumpukan plastik dan botol bekas air mineral yang mudah terbakar. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.
Di tengah situasi mencekam, warga bergotong royong berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sebelum akhirnya dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tiba di lokasi.
Perjuangan melawan si jago merah berlangsung dramatis. Kobaran api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 08.15 WIB, setelah hampir satu jam upaya pemadaman dilakukan. Beruntung, api tidak sempat merembet ke bangunan lain yang berada berdekatan.
Pemilik gudang, Jumat (40), mengaku tidak mengetahui awal mula kebakaran. Saat kejadian, ia tengah berada di perjalanan mengantar istrinya mengajar ke Desa Tengah.
“Saya lihat asap tebal dari kejauhan. Begitu saya balik, ternyata gudang sudah terbakar,” ujarnya dengan nada syok.
Akibat peristiwa tersebut, ia memperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp30 juta. Meski demikian, ia bersyukur api berhasil dipadamkan sebelum meluas.
“Saya berterima kasih kepada warga dan petugas damkar yang cepat membantu,” tambahnya.
Saksi mata, Tarmiji, menyebut api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar.
“Kami tidak tahu dari mana asalnya. Tiba-tiba api sudah besar, kami langsung teriak minta bantuan warga,” katanya.
Sementara itu, mantan Kepala Desa Kelambir, Munawar, mengungkapkan bahwa kejadian ini menambah daftar kebakaran di wilayah Pantai Labu dalam beberapa bulan terakhir.
“Dalam tiga bulan terakhir sudah tiga kali kebakaran, bahkan sebelumnya sampai menelan korban jiwa pasangan lansia,” ungkapnya.
Ia menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama terkait minimnya fasilitas pemadam kebakaran di wilayah pesisir.
“Jarak tempuh mobil damkar dari Lubukpakam ke Pantai Labu bisa mencapai 30 menit. Sementara kondisi rumah di sini banyak yang semi permanen dan berdempetan, sangat rawan jika terjadi kebakaran besar,” tegasnya.
Munawar berharap adanya penambahan unit pemadam kebakaran di Kecamatan Pantai Labu agar respons penanganan lebih cepat dan risiko kerugian dapat diminimalisir di masa mendatang.(*).




