Demo PKL dan Mahasiswa di Kantor Wali Kota Binjai Ricuh, Gerbang Dirubuhkan Massa

0
64
Suasana terbaru kantor Wali Kota Binjai Usai di Demo, Gerbang dirubuhkan oleh Massa.

BINJAI (Media24jam.com) – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Forum Pedagang Kaki Lima (PKL) Kota Binjai menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Senin (27/4/2026). Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu berujung ricuh hingga gerbang utama kantor pemerintah dirubuhkan.

Massa membawa spanduk, bendera, serta perangkat pengeras suara untuk menyampaikan tuntutan. Aksi ini merupakan bentuk protes atas penertiban dan penggusuran yang dilakukan Satpol PP terhadap PKL di kawasan Jalan Bandung dan Jalan Olahraga. Selain itu, massa juga menyoroti janji kampanye yang dinilai belum terealisasi.

Salah seorang pedagang, Firman, mengaku terdampak langsung akibat penertiban tersebut. Ia menyebut sudah 25 hari tidak dapat berjualan, sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kami bukan teroris, kami bukan pemberontak. Kami siap ditata, tapi tolong beri kami ruang. Sudah 25 hari kami tidak berjualan, bagaimana nasib keluarga kami,” ujarnya.

Situasi mulai memanas ketika massa merasa tidak mendapat respons langsung dari Wali Kota. Mereka menolak ditemui perwakilan pemerintah dan bersikeras meminta Wali Kota hadir.

Aksi dorong-mendorong antara massa dan petugas keamanan pun tak terhindarkan. Dalam insiden tersebut, dua pintu gerbang utama Kantor Wali Kota Binjai dirubuhkan massa. Setelah itu, massa masuk dan memadati halaman kantor.

Hingga pukul 12.30 WIB, massa masih bertahan di lokasi. Massa juga sempat melakukan aksi memblokade jalan.

Berdasarkan informasi, Wali Kota Binjai tengah menjalankan tugas dinas luar kota.

Perwakilan massa, Edward Gurki, menyampaikan bahwa mereka bersedia berdialog dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan syarat Wali Kota turut hadir melalui sambungan virtual.

“Kami bersedia bertemu Sekda dan OPD, tapi Wali Kota harus ikut melalui video call untuk mengambil keputusan,” tegasnya.

Selanjutnya, dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat III yang dipimpin Sekda Kota Binjai, Chairin Simanjuntak. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota dihubungi melalui sambungan telepon.

Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, Ikhsan, menyampaikan bahwa Wali Kota menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung. Saat ini, Wali Kota tengah mengikuti kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Palembang.

“Wali Kota menyampaikan permohonan maaf dan menjadwalkan pertemuan dengan para pedagang pada Rabu mendatang. Namun, saat ini beliau masih menjalankan tugas di luar kota,” ujar Ikhsan.

Meski demikian, pertemuan berlangsung alot tanpa menghasilkan kesepakatan. Massa tetap bersikeras menolak relokasi ke Stadion Binjai dan menuntut agar dapat kembali berjualan di lokasi semula. (Meru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here