Pemprov Sumut Dukung Penuh Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

0
16

MEDAN | Media24jam.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) guna menghasilkan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan komprehensif.

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, melalui Kepala Bidang Statistik Sektoral, Ika Hardina Lubis, usai menghadiri kegiatan sosialisasi SE2026 sekaligus peluncuran Dashboard Analisis & Laporan Indikator Pencapaian (Dalian) di Aula Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Jalan Asrama Nomor 179, Medan, Senin (27/4/2026).

Menurut Ika, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian, khususnya di Sumatera Utara. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Dinas Kominfo Sumut siap mendukung dari sisi penyebarluasan informasi serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data yang akurat. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak akan menentukan kualitas hasil sensus yang mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Dengan sinergi yang kuat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Sumut,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, menjelaskan bahwa SE2026 bertujuan menyediakan informasi terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, hingga perkembangan ekonomi digital.

Ia menyebut, BPS kini mengemban peran strategis sebagai pengelola data nasional, seiring penguatan sistem data terpadu. Dua basis data utama yang terus dimutakhirkan, yakni data tunggal ekonomi nasional dan business register, menjadi fondasi dalam pelaksanaan sensus ini.

“Seluruh data tersebut akan diperbarui melalui tahapan Sensus Ekonomi 2026,” jelasnya.

Asim mengakui, pelaksanaan sensus menghadapi berbagai tantangan. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya seperti Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022–2023 dan Sensus Pertanian 2023, pihaknya optimistis SE2026 dapat berjalan lebih baik berkat dukungan teknologi dan metodologi pendataan yang semakin maju.

Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPS kabupaten/kota hingga instansi terkait, diharapkan berperan aktif dalam menyosialisasikan sensus kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi dukungan Kominfo Sumut yang menyediakan 12 titik videotron secara gratis sebagai media sosialisasi.

Lebih lanjut, BPS terus mematangkan strategi pelaksanaan, termasuk mendorong partisipasi perusahaan skala menengah dan besar agar secara mandiri mengisi data sensus.

Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026. Sebagai bagian dari inovasi, pemerintah akan meluncurkan aplikasi “Ngisi Bareng” (Ngibar) pada 1 Mei 2026, yang direncanakan diperkenalkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mempermudah pelaku usaha dalam berpartisipasi.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri kepala BPS kabupaten/kota serta jajaran BPS Sumut, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.(ril).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here