Peringati Hari Kartini Polwan Polres Batu Bara Gelar Baksos Bantu Ibu dan Para Janda Tangguh

0
333

Batu Bara, Media 24 Jam – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para Polwan Polres Batu Bara melakukan bakti sosial dengan mengunjungi ibu dan para janda tangguh di beberapa Desa yang ada di Kabupaten Batu Bara pada Rabu sore (21/4/2021).

Di awali apel dan berdoa, para Polwan cantik yang ada di jajaran Polres Batu Bara melangkah dengan niat mengunjungi para wanita-wanita tangguh dalam memperjuangkan hidup dengan menjadi tulang punggung keluarga.

Kabag Sumda Polres Batu Bara Kompol Elfrida Lumban Raja, SE saat memberikan bantuan

Di antaranya Nek Rodiah ( 82 ) yang menjadi tulang punggung menghidupi kedua anaknya dengan kerja membuat sapu lidi juga bungkus ketupat dengan dibantu anak perempuannya yang juga memiliki keterbelakangan mental dan anak laki-lakinya yang mengidap penyakit gangguan jiwa.

Informasi yang dihimpun, anaknya yang bernama Tono (40) sejak pulang dari Negeri Jiran Malaysia sejak 12 tahun lalu tiba-tiba tidak waras dan tidak diketahui sebabnya.

Mengandalkan penghasilan sekitar Rp 7000 perhari dari jual sapu dan bungkus ketupat, Ibu Rodiah hanya bisa pasrah dan berusaha sekuat tenaga agar anaknya bisa tetap hidup.

Namun dirinya tidak pernah menyerah dengan apa yang dia dapat, serta di bantu warga sekitar sampai sekarang Nek Rodiah masih bisa bertahan hidup. Dari kisah hidup Nek Rodiah ( 82 ) ini maka layaklah beliau dinobatkan sebagai sosok Kartini yang sampai sekarang masih berjuang untuk keluarganya.

Dalam kunjungannya tersebut para Polwan Polres Batu Bara yang dipimpin oleh Kabag Sumda Kompol Efrida Lumban Raja, SE, mengatakan bahwa kisah perjuangan Nek Rodiah dalam berjuang menghidupi anaknya tersebut dapat dijadikan contoh dan inspirasi bagi para Kartini muda.

“Saat ini adalah bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan. Kami menilai para Kartini saat ini adalah ibu dan janda yang berjuang demi anak-anaknya, menjadi tulang punggung dan harus berjuang sendiri tanpa suami. Disamping memberikan bantuan untuk mereka kami juga mengajarkan bagaimana cara mencari tambahan pendapatan sehari-hari seperti membuat usaha rumahan yang bisa dititipkan di kedai dan dijual sendiri. Selain membantu ibu tangguh kami juga memberikan bantuan kepada nenek yang usianya lanjut dan lahir sebelum Indonesia merdeka. Kami harap mereka bisa menjadi contoh bagi generasi muda, bahwasanya menjadi Kartini adalah sosok perempuan yang pantang menyerah berjuang untuk bisa mandiri dan tangguh untuk keluarganya,” ujar Polwan cantik tersebut. (Dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here