1.191 Lulusan Diwisuda, Rektor : ‘Jadilah Duta UISU Beretika yang Baik di Masyarakat.’

0
296

MEDAN (Media24jam.com) – Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Dr H. Yanhar Jamaluddin M.A.P berharap wisudawan dapat menjadi duta UISU di masyarakat yang beretika dan memiliki atitude yang baik.

Hal itu dikatakannya saat mewisuda 1.191 lulusan yang digelar secara tetap muka dengan protokol kesehatan ketat, di Medan Internasional Convention Center (MICC) di Jalan Ring Road, Kota Medan, Sabtu (27/8/2022).

Hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Ketua Umum Yayasan UISU, Prof. Ismet Danial Nasution, Ketua Pengawas Yayasan UISU, H.Sofyan, Ketua Senat UISU, Prof Djohar Arifin Husin, Ketua APTISI Sumut, Dr Isa Indrawan, yang merupakan Rektor Universitas Panca Budi.

Dia menambahkan, ilmu pengetahuan yang diperoleh para wisudawan hendaknya menjadi bekal kehidupan dan diharapkan bermanfaat bagi orang banyak.

“Dan bila IP (indeks prestasi) itu diajarkan kepada orang lain lalu diamalkan, maka tidak akan pernah terputus amalannya sampai akhir hayat. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu berperan penting dalam membangun kehidupan yang seimbang dan sistematis. Oleh karena itu, kami berpesan kepada wisudawan, semoga keberhasilan ini menjadi titik awal untuk berkarya dan berinovasi demi kemaslahatan masyarakat dan negara,” kata Yanhar.

Yanhar mengatakan bahwa pendidikan menjadi faktor penting dalam membangun karakter bangsa dan membentuk kompetensi-kompetensi yang diperlukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, serta menjadi tolak ukur dalam menghadapi kompetisi di era global.

Ia juga menjelaskan bahwa kebutuhan pendidikan menjadi hal yang patut dipertahankan dan tetap dilaksanakan agar terciptanya karakter unggul yang mampu menghadapi dinamisasi perkembangan di dunia. Seperti saat ini, dunia sedang berhadapan dengan era teknologi 4.0 yang memerlukan sumberdaya manusia yang mampu mengikuti perkembangan dalam segala hal.

Saat ini, UISU juga telah melaksanakan monitoring dan evaluasi khususnya di bidang pendidikan. Belum lama ini, UISU juga telah melaksanakan KKN perdananya di empat kabupaten/kota yakni di Langkat, Sergai, Batubara dan Labusel, dengan menurunkan 960 mahasiswa.

“Kita juga terus melakukan pembelajaran hybrid, melakukan pengabdian kepada masyarakat dan lainnya. Kita juga saat ini sedang proses pembukaan Studi S3 Managemen dan Bahasa Inggris. Mudah-mudahan kita segera dapat izin operasionalnya,” sebutnya

Selain itu, UISU senantiasa mengedepankan proses pendidikan yang menggabungkan kurikulum SNPT dan islamisasi untuk menciptakan karakter mulia, memiliki kompetensi dan menguasai nilai-nilai keislaman. Berdasarkan visi UISU menjadi perguruan tinggi yang islami, handal, teruji, bermartabat mulia, dicintai masyarakat dan diridhoi Allah SWT.

Kemudian, UISU menyelenggarakan pendidikan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Nilai keislaman dijadikan sebagai pondasi utama berjalannya pendidikan tinggi di UISU.

Yanhar menambahkan terlaksananya pendidikan tinggi ini diharapkan melahirkan individu-individu yang bermoral, berkualitas, sehingga bermanfaat kepada dirinya, keluarga, masyarakat dan negara serta umat secara keseluruhan.

Sementara Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, berpesan kepada alumni UISU harus mampu menjadi generasi muda yang memiliki daya saing secara global.

Dia menambahkan, para alumni yang baru di wisuda tersebut harus memiliki jiwa entrepreneur. Sehingga lulusan UISU mampu membuka lapangan pekerjaan, dan tidak terfokus tamat kuliah bekerja di Pemerintahan atau perusahaan swasta.

“Karena itu, semakin kedepan, semakin berkualitas yang mampu menghadapi tantangan kehidupan. Yang tidak muda kita bayangkan,” ucap Ijeck yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni UISU kepada wartawan.

Ijeck mengungkapkan di era digital para wisudawan dan wisudawati itu, juga harus mengaplikasikan ilmunya dengan mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Hal ini, menjadi potensi diri untuk bersaing setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.

“Ilmu yang mampu untuk ikut dalam. Baik itu, dalam usaha dan bisa mengikuti teknologi yang ada. Dunia akan berkembang, tidak saja berpikir lokal, Indonesia saja. Namun, kita bisa bersaing dengan dunia dan negara-negara sudah maju sekarang,” jelas Ijeck.

Ijeck mengharapkan wisudawan dan wisudawati UISU ini, mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia ini. Kemudian, berkontribusi kepada negara.

Kami dari Ikatan Alumni UISU memberikan sumbangsih kepada alumni kepada Universitas. Dengan cara apa?, dengan pendampingan dari kami, yang sudah pada berhasil di Pemerintahan dan swasta serta memberikan peluang memberikan pekerjaan kepada adik-adik kita,” kata Ijeck.

Ketua Umum Yayasan UISU, Prof. Ismet Danial Nasution mengatakan UISU mempersiapkan generasi penerus bangsa yang dipersembahkan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara yang penuh dinamika saat ini.

Proses pendidikan dan pengajaran yang dilakukan melalui berbagai bentuk dan strategi kegiatan belajar khususnya di masa pandemi covid-19. Hal ini, tidak menyurutkan langkah UISU berbuat yang terbaik untuk menghasilkan lulusan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan sesuai dengan kompetensinya masing-masing,” kata Ismed.(pul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here