BATU BARA | MEDIA 24 JAM.COM-Jeritan batin yang dipendam selama enam tahun akhirnya pecah. Melati (13), bukan nama sebenarnya, tak sanggup lagi melayani nafsu bejat ayah tirinya, AR (45). Sambil menangis histeris, bocah malang asal Kecamatan Talawi ini membongkar semua kekejian sang ayah tiri kepada tetangganya.
“Ayah selalu mengancam akan mencelakai, bahkan menghabisi nyawaku kalau aku berani melawan atau cerita ke orang lain,” bisik Melati dengan suara gemetar saat mengadu ke seorang ibu warga setempat.
Aksi bejat pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu ternyata sudah berlangsung sejak korban masih berusia 7 tahun. AR kerap memanfaatkan situasi rumah yang sepi saat sang istri sedang pergi.
“Waktu itu ibu tidak ada di rumah. Saya takut sekali,” kenang Melati sembari meneteskan air mata.
Mendengar pengakuan pilu korban yang sempat direkam, amarah warga Desa Talawi langsung membuncah. Kabar tersebut menyebar cepat bak api menyambar bensin.
Tanpa komando, puluhan warga yang emosi langsung mengepung tangkahan (tempat pendaratan ikan) pada Kamis sore (16/7/2026), menunggu AR pulang melaut.
Begitu kapal AR merapat sekitar pukul 16.00 WIB, warga langsung mencegatnya. Awalnya, AR mencoba mengelak dan berpura-pura tidak tahu.
“Jangan sok suci kau! Kau apakan anak tirimu?!” teriak salah seorang warga di lokasi kejadian. “Bukan aku! Jangan fitnah!” bantah AR gugup.
Mendengar bantahan tersebut, bogem mentah warga langsung melayang ke wajah AR. Pria paruh baya itu sempat menjadi bulan-bulanan massa yang sudah gelap mata sebelum akhirnya dievakuasi oleh perangkat desa ke kantor desa setempat.
Polisi yang mendapat laporan segera bergerak cepat mengamankan pelaku dari kepungan massa yang kian beringas.
Kapolsek Talawi, AKP Arianto Sitorus, membenarkan adanya penangkapan pelaku persetubuhan anak di bawah umur tersebut.
“Iya, benar. Terduga pelaku sudah kita amankan dan langsung diserahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Batu Bara untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas AKP Arianto Sitorus saat dikonfirmasi pada Jumat (17/7/2026).(*/red)




