
KARO (media24jam.com) – Terjadinya erupsi Gunung Sinabung membawa dampak sehingga 320 jiwa dari 80 kepala keluarga warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat terpaksa diungsikan ke lokasi yang lebih aman di Losd Pulunipe desa Sukatepu Kecamatan Naman Teran.
Proses evakuasi dilakukan Personel Polda Sumut, Polres Karo, Kodim 0205/TK, BPBD dan instansi terkait guna penyelamatan masyarakat yang terdampak dari semburan abu vulkanik Gunung api Sinabung.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi dan respons cepat kepolisian bersama TNI serta pemerintah daerah terhadap perkembangan aktivitas Gunungapi Sinabung dan keselamatan tetap diutamakan.
“Ini merupakan langkah antisipasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas kita. Warga kita evakuasi ke tempat yang lebih aman dan sudah disiapkan, sementara perkembangan situasi Gunung Sinabung terus kita pantau, Kita tetap menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan petugas di lapangan,”jelas Kapolres Karo AKBP Periandi Haloho,SH,SIK,MH.
Terpantau ditempat pengungsian di Losd Pulu Nipe Sukatepu Kecamatan Naman Teran,Rabu [3/9/2026]
Bupati Karo Antonius Ginting,Wabup Karo Komando Tarigan,SP bersama Forkopimda mendatangi warga desa Kutatengah dan makan malam bersama.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan Pemkab Karo dengan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung.
Selain makan bersama, Bupati dan Wakil Bupati Karo juga memastikan kebutuhan para pengungsi, termasuk makanan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya, tetap terpenuhi selama berada di lokasi pengungsian.
Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forkopimda terus berkomitmen hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak bencana.[ton]



