
Dinas PMD Provsu Laporkan Banyak Proposal Sudah Masuk dan Segera Dilakukan Penilaian
MEDAN//MEDIA 24 JAM – Program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) mendapatkan respon baik dari Pemerintah Kabupaten dan Kota yang ada di Sumatera Utara (Sumut) semenjak disosialisasikan pada bulan Agustus 2026 kemarin.
Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya proposal pengajuan yang dilayangkan dari daerah ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kependudukan dan Catatan Sipil.
“Kita lihat antusiasme dari Pemerintah Kabupaten dan Kota yang ingin mengajukan desanya untuk mengikuti program KKSB ini luar biasa,” ujar Plt. Kepala Dinas PMD Dukcapil Sumut Muhammad Suib kepada Mistar, Minggu (20/9/2026) pagi.
Suib mengatakan seluruh Pemerintah Daerah, telah mengajukan desa dan kelurahan terbaiknya untuk bisa terpilih mendapatkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemprov Sumut mulai tahun 2027 dengan besaran antara Rp5-50 Miliar.
“Kalau kita lihat ada 33 Kabupaten dan Kota, dan proposal yang masuk ada 46, karena Pemerintah Kabupaten dan Kota ada yang mengajukan desa dan kelurahannya sekaligus, tapi tidak apa, tetap akan melewati proses, ini bukti daerah sangat antusias dengan program ini,” ucapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum (Asmum) Setdaprov Sumut itu pun mengatakan, proposal yang diserahkan akan melalui proses penilaian dan verifikasi oleh Tim Penjaringan yang telah dibentuk sebelumnya.
“Selanjutnya akan ada proses verifikasi awal hingga nanti verifikasi dan validasi ke lapangan. Lalu tentunya akan ada penilaian-penilaian hingga pemaparan desa dan kelurahan yang diajukan hingga nanti penetapan oleh Pak Gubernur,” tutur Suib.
Ia mengatakan rangkaian program KKSB ini akan terus berjalan hingga nantinya ditetapkan dan diresmikan oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution pada tahun 2027 mendatang.
“Keputusan nanti ada pada pak Gubernur, kita harapkan program ini bisa menjadi jalan agar desa-desa kita bisa semakin berkembang. Dana yang diberikan oleh Pemprov Sumut bisa digunakan untuk mengembangkan potensi desanya,” katanya.
Seperti yang diketahui bedasarkan data yang dipaparkan Dinas PMD Dukcapil Sumut beberapa waktu yang lalu dari 5417 desa yang ada di Sumut, 521 diantaranya masih berstatus sangat tertinggal dan 707 desa tertinggal. Suib mengatakan kondisi ini yang membuat Gubernur ingin membenahi desa-desa yang ada di Sumut melalui program KKSB. (fas)




