MEDAN (Media24jam.com) – Sangat disayangkan akan prihal yang terjadi di lingkungan Kampus paling favorit di Sumatera utara, sehingga anggota Dewan Komisi A dari Fraksi Partai Nasdem, Berkat Kurniawan Laoli merasa kaget, ketika mendengar viralnya terkait penggerebekan Narkoba di kampus (FIB USU) yang sudah di kategorikan sebagai Kampus paling Top di Wilayah Provinsi Sumut.
Dalam pertemuan bersama insan pers Media 24 jam unit DPRD Sumut, meminta tanggapan anggota Dewan DPRD Sumut Komisi A, Berkat Kurniawan Laoli Senin pukul 15.00 Wib. Dimana dalam tanggapannya, Berkat Kurniawan Laoli meminta aparatur Hukum segera tangani kasus Narkoba di Kampus- Kampus secara Rimplensi di wilayah Sumut. Ruang Komisi A DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol (11/10)
Namun amatan Anggota Dewan Komisi A DPRD Sumut, menilai pengawasan dalam kampus dianggap kurang ketat dari pihak security, dalam pemeriksaan terhadap lingkungan Kampus mahasiswa. Universitas Sumatera Utara (USU) seharus nya bekerja secara maksimal dan efisien masuk kampus USU.
“Akibat kelalaian pihak security dalam menjaga pos pintu masuk dan keluar kampus, kurang ketat, bagaimana bisa masuk dan ada pesta Narkoba dalam kampus, bahkan orang luar bisa masuk di lingkungan USU serta melakukan transaksi Narkoba, di dalam kampus Favorit tersebut”, Ucap Berkat.
Sehingga Anggota dewan DPRD Sumut Komisi A, Berkat Kurniawan Laoli sangat kaget mendengar berita Viral di lingkungan Kampus USU. bagaimana bisa terjadi masuknya pihak luar adakan transaksi Narkoba.
Diakibatkan kurang ketatnya peraturan pintu masuk kampus USU dianggap sangat lalai dalam pengawasan pihak rektor dan dosen di Universitas Sumatera Utara paling kebanggaan masyarakat Sumut.
Saat penggerebekan pihak BNN Sumut terhadap Mahasiswa USU tersebut, BNN Sumut mengamankan sekitar 47 orang, yang dimana setelah dites urin, mendapat hasil positif sebanyak 31 orang, dan salah satunya adalah pemilik Narkoba jenis Ganja, saat penggerebekan di lakukan BNN, Sabtu sekira pukul 23.00 Wib di kampus USU (09/10) Padang bulan Medan.
Berkat Kurniawan Laoli. sangat menyayangkan akan hal yang terjadi di kampus tersebut, bahkan meminta kepada Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) agar segera bentuk tim internal untuk evaluasi dan adakan tes Urin, serta memperketat aturan pendidikan yang sudah dianggap masuk kategori Akreditasi Golongan A.
Masih dalam penyampaian, Saya juga berharap agar hendaknya BNN Sumut, segera tinjau kampus-kampus di Sumatera Utara, agar tidak terulang peristiwa seperti di Kampus USU. Juga dalam hal perketatan pengawasan di lingkungan Mahasiswa di Sumut dan seluruh Dosen baik mahasiswa bahkan security di area tersebut, harus adakan Tes Urin di Kampus tersebut agar memulihkan rasa kepercayaan masyarakat sumut”, Ucap Berkat mengakhiri. (kur)




