SERGAI (Media24jam.com) – Walaupun bergaji kecil, Emak-emak yang bekerja sebagai pengupas kerang rebus ini merasa bersyukur, karena mereka dapat membantu meringankan beban hidup.
Bu Ain (50) warga Kelapa Sawit jalan Perintis Kemerdekaan Dusun II Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai kepada media mengatakan, kita sangat bersyukur dapat bekerja sebagai pengupas kerang rebus di Jambur MT jalan Kesatria Dusun IX Desa Pekan ini. Lumayan, upah bekerja dapat membantu meringankan beban keluarga.

“Memang sih, gaji yang diterima sebagai pengupas kerang rebus pada saat cuaca tak menentu ini tidak banyak, tapi sedikit meringankan beban hidup lah, yang dimana setiap harinya kita dapat mengupas kerang sebanyak 5 kilo dengan upah Rp.3000 ribu rupiah perkilonya, itupun bekerja selama dua jam, dari pada tiduran dirumah,” katanya.
Sedikitnya pendapatan, lantaran kerang rebus yang mau dikupas sedikit, coba kalau banyak, kan pendapatan kita banyak juga, seperti tahun sebelumnya, kita bekerja mengupas kerang rebus sampai malam, bisa dapat gaji Seratusan ribu lebih.

“Dibulan puasa ini kita bersyukur masih bisa bekerja dapat meringankan beban suami dan keluarga, yang dimana suami bekerja sebagai nelayan, terkadang ada dapat rezeki terkadang tidak,” pungkasnya.
Ditempat terpisah tepatnya didusun 1 Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tanjung Beringin, Rabu (06/4) tampak juga puluhan emak – emak saat mengupas kerang rebus sambil bercengkrama, merekapun merasa bersyukur bekerja dapat meringankan beban suami dan keluarga, walaupun hasil kerja sebesar dua puluh ribuan.
“Namun pada saat sekarang ini kerang susah didapat, Nek Rohani hanya merebus kerang sehari hanya 5 karung saja, dan Alhamdulillah, dapat gaji sekitar lima puluh ribuan,” pungkas Nek Rohani yang bekerja sambil ditemani tiga cucunya ini.(hrp)




