MEDAN,(Media24jam.com)- Serikat Peruhaan Pres Sumatera Utara dan Persatuan wartawan Indonesi (PWI) Sumatera Utara (Sumut) melaksakan ujian anggota PWI muda dan biasa di Hotel Polonia Jalan Sudirman Medan Kamis (26/7/2022) .
Acara yang dimulai dengan Registrasi oleh panitia, pembukaan oleh MC dan pembacaan Do’a serta sambutan ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sidik yang selagus ketua Serikat Peruhaan Pres Sumatera Utara berlangsung aman dan tertip.
Dicela-cela kata sambutannya ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sidik sangat bangga dengan wartawan yang ikut ujian sebagai anggota PWI Sumut ditahun 2022 .”Saya bangga dengan minat para wartawan yang begitu besar mendaftar untuk ikut ujian masuk anggota PWI,”ujar Farianda .
Ia berharap nanti semua wartawan yang ikut dapat lulus dengan baik. “Bukan kalian aja yang sedih kalau tidak lulus, pastinya saya juga ikut sedih,”bilang pemilik koran Medan Pos di kota Medan dihadapan para wartawan dan pengurus PWI Sumut.
Dikannya, saudara -saudara jangan salah niat kalau ingin menjadi wartawan, jadilah wartawaj yang baik dan profesional bisa mengatasi permasalahan yang datang pada kita dan jangan pernah membuat berita tidak seimbang yang paling utama jaga kode etik wartawan .
Saya bangga wartawan yang tergabung di PWI dapat menjunjung nama baik PWI.” Karna wartawan belum tentu anggota PWI, tapi anggota PWI sudah tentu profesinya wartawan, itulah bedanya,” tegasnya sembari menutup perkataannya.
Sebelumnya ditempat yang sama Anto Geng sebelum memberikan kata sambutan terlebih dahulu meperkenalkan dirinya, sembari menyebutkan terkait masalah kehidupan manusia, yang tidak terlepas dari komunikasi, begitu juga halnya dengan wartawan .
“Saya harap kita sebagai wartawan harus menjunjung tinggi kode etik,’ucapnya.
Menurutnya, wartawan harus berhati-hati diera digital, karna banyak media bermunculan, tarutama media sosial.
Ia menjelaskan dimedia sosial banyak berita yang tidak benar, dan ini sangat berbahaya dan ujung bisa di gugut dengan UU ITE.
Menurutnya lagi, perlu diingat UU ITE berkaitan dengan media online juga dan bisa tajam kepada wartawan bila tidak hati-hati, Selain itu tambahnya banyaknya berita online yang cofe paste.
“Sama-sama kita ketahui, banyak media online yang pemberitaannya tidak sesuai dengan yang diharapkan, karna beritanya cofe paste,”sebut pemilik koran Sumut 24 mengakhiri .
Sedangkan Ketua DKP Sumut Drs M.Syaril yang juga pemilik koran Realitas dalam arahannya mengatakan wartawan dijaman Digital saat ini menjamur, dan berujung jadi wartawan pemalas.
Ia juga menyebutkan wartawan yang baik Patuh dengan kode etik, dan ikut sebagai Anggota PWI dan perlu diingat anggota PWI tidak boleh mendua.
Dalam arahannya ia juga menyoroti tentang era teknologi yang membuat wartawan jadi pemalas, sedang media khususnya media online tumbuh bagaikan jamur,.
“Sekarang ini ribuan media online,tapi tidak ada kwalitasnya, termasuk juga pemberitaannya , jadi saya harap bagi anggota PWI yang manti lulus, saya harap jangan jadi wartawan pemalas,”pungkasnya(lin)




