OJK Tekankan Pentingnya Tata Kelola dan Integritas di Sektor Jasa Keuangan

0
293

GARUT, MEDIA24JAM.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan tata kelola dan penegakan integritas di sektor jasa keuangan sebagai fondasi utama dalam memperkokoh kemajuan industri keuangan nasional.

Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, dalam kegiatan OJK Mengajar yang digelar di Universitas Garut, Jawa Barat, Kamis (16/10/2025). Acara ini mengusung tema “Penerapan Tata Kelola di Sektor Jasa Keuangan” dan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Garut, Irfan Nabhani.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Deputi Komisioner Audit Internal, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Kualitas OJK Djonieri, Plt. Kepala OJK Tasikmalaya Melati Usman, serta jajaran sivitas akademika Universitas Garut.

Dalam kuliah umum itu, Sophia menekankan pentingnya pemahaman tata kelola di sektor keuangan untuk membangun industri yang sehat, transparan, dan beretika. Ia menyoroti bahwa integritas dan idealisme generasi muda merupakan aset penting bangsa yang harus dijaga dalam menghadapi tantangan fraud dan korupsi.

“Idealisme dan integritas yang dimiliki generasi muda adalah aset bangsa. Namun, saat ini masih terdapat tantangan besar, seperti kecurangan dan korupsi. Berbagai kasus fraud laporan keuangan, seperti window dressing, telah menyebabkan kerugian besar dan merusak kepercayaan publik. Mahasiswa sebagai calon pemimpin dan profesional memiliki peran penting dalam memutus rantai ini,” ujar Sophia.

Ia juga memperkenalkan konsep Three Lines Model dalam tata kelola sektor keuangan, di mana industri, lembaga profesi, dan regulator memiliki peran saling melengkapi. Sophia mengajak mahasiswa untuk menjadikan nilai-nilai tata kelola dan integritas sebagai bagian dari karakter pribadi yang melekat dalam kehidupan akademik maupun profesional.

“OJK tidak bisa bekerja sendiri. Industri juga harus punya komitmen untuk memperkuat tata kelola. Nilai-nilai integritas ini harus terus ditanamkan dan diwujudkan oleh generasi muda karena kalianlah yang akan meneruskan perjuangan bangsa ini,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Garut Irfan Nabhani menambahkan bahwa tata kelola yang baik menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional.

“Kepercayaan tidak bisa dibangun hanya dengan kinerja finansial, tetapi juga dengan tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. The Economics of Trust, kepercayaan memiliki nilai dan biayanya adalah tata kelola,” ungkap Irfan.

Ia juga berpesan agar mahasiswa membangun integritas diri dan pola pikir risiko (risk mindset) sejak dini. “Bangun integritas sebagai jati diri, dan kembangkan pola pikir risiko dalam setiap keputusan. Karena integritas kini telah menjadi mata uang kepercayaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan OJK Mengajar, OJK berkomitmen memperkuat literasi tata kelola dan integritas di kalangan akademisi untuk mencetak sumber daya manusia unggul dan beretika yang siap berkontribusi bagi industri jasa keuangan serta pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here