Mendagri Apresiasi Pemprov Sumut Salurkan Hibah Rp260 Miliar untuk Aceh

0
18

JAKARTA | Media24jam.com — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama delapan kabupaten/kota yang menyalurkan bantuan hibah senilai Rp260 miliar kepada daerah terdampak bencana di Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara penghargaan creative financing yang digelar di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).

“Saya menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada Pak Bobby dan para bupati/wali kota di Sumut yang telah memberikan bantuan kepada daerah terdampak bencana di Aceh,” ujar Tito.

Bantuan tersebut merupakan hibah antar daerah dari pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara yang tidak terdampak bencana. Dana yang terkumpul mencapai Rp260 miliar dan disalurkan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak di Aceh.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ yang mendorong pemerintah daerah yang tidak terdampak bencana untuk berpartisipasi dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi sebagai bentuk solidaritas nasional.

Surat edaran tersebut diterbitkan dalam kapasitas Mendagri sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, menyusul adanya sejumlah daerah terdampak di Aceh yang mengalami keterbatasan pendanaan, termasuk tidak optimalnya pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD).

Dalam kesempatan itu, Tito juga mengapresiasi peran Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang dinilai aktif mendukung pelaksanaan tugas satgas.

“Saya berterima kasih kepada Pak Bobby dan para kepala daerah di Sumut. Sebagai ketua satgas, ini merupakan pengalaman yang cukup berat karena harus menangani bencana berskala luas di tiga provinsi. Dari hasil analisis kami, ada wilayah di Aceh yang mengalami dampak cukup berat,” ungkapnya.

Dukungan dari Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota tersebut dinilai menjadi contoh konkret semangat gotong royong antar daerah dalam menghadapi bencana, sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here