MEDAN (Media24jam.com) – Walikota Medan Bobby Nasution langsung merespon dan menampung aspirasi para supir angkutan yang bergabung dalam wadah Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) Kota Medan yang menuntut Buy The Service (BTS) Bus Trans Metro Deli agar segera memberlakukan tarif bagi penumpangnya.
Wali Kota Medan Bobby Nasution langsung menjumpai massa aksi demonstran yang menuntut agar adanya penetapan tarif BTS tersebut. “Yang saya tangkap ini, adalah permasalahan Buy The Service itu sampai sekarang masih gratis yang kemudian dianggap mengganggu angkutan umum. Dalam hal ini pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi sopir angkot di Kota Medan yang meminta adanya penetapan tarif,” ungkap Bobby Nasution menyahuti.
Sebagaimana diketahui sebelumnya 70 personil supir angkot menggeruduk kantor Wali Kota Medan, Senin (21/2). Mereka meneriakkan aspirasinya meminta BTS (Buy The Service) Bus Trans Metro Deli agar ditetapkan tarifnya.
Koordinator aksi, Israel Situmeang mengaku BTS yang belum berbayar menimbulkan persaingan yang tidak sehat antara angkutan kota dengan bus Trans Metro Deli.
“Kami minta agar pemerintah menghentikan BTS yang belum berbayar. Target kami mereka harus berbayar agar bisa bersaing sehat dengan angkot,” katanya.
Israel mengatakan, kebijakan BTS sangat merugikan sopir angkot di Kota Medan secara material. Ada sekitar 6.000 sopir angkot yang terdampak secara omzet. “Kerugian materi dan kerugian secara rute, koridor kami habis dibabat mereka. Kami minta BTS berbayar,” tukasnya.
Dalam aksi tersebut juga terlihat hadir Ketua DPC ORGANDA Kota Medan Mont Gumery Munthe, Sekretaris Jaya Sinaga, Frans Simbolon, Jhon Sitindaon dan David Aritonang. (fas)




