BINJAI (Media24jam.com) – Maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan yang belakangan terjadi di wilayah Kota Binjai mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Binjai, khususnya Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana selaku pimpinan tertinggi di institusi tersebut.
Sebagai langkah cepat dalam menekan angka kriminalitas jalanan, Kapolres Binjai membentuk tim khusus anti begal yang terdiri dari gabungan beberapa satuan fungsi di lingkungan Polres Binjai. Tim ini berada di bawah kendali langsung Kapolres dan pejabat utama yang ditunjuk untuk melakukan penindakan terhadap para pelaku kejahatan jalanan.
“Tim ini dibentuk dari beberapa satuan fungsi di Polres Binjai menyikapi mulai adanya korban aksi kejahatan jalanan. Mereka bekerja di bawah kendali langsung Kapolres bersama pejabat utama yang ditunjuk dengan bekal sprint tugas khusus. Sifatnya hunting terhadap para pelaku begal dan kejahatan jalanan lainnya,” ujar AKBP Mirzal Maulana kepada awak media, Senin (11/05/2026).
Selain pembentukan tim khusus, Polres Binjai juga terus menggencarkan patroli pada jam-jam rawan kriminalitas sebagai langkah preventif guna mencegah aksi kejahatan di jalanan. Kapolres menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu langsung menyimpulkan Kota Binjai dalam kondisi tidak aman hanya karena adanya satu atau dua peristiwa kriminal yang viral di media sosial.
“Kami meminta masyarakat tidak memframing dari satu kejadian seolah-olah Binjai tidak aman. Secara preventif, Polres Binjai dan polsek jajaran telah melaksanakan patroli pada jam rawan yang dinilai efektif untuk mencegah kejahatan jalanan,” katanya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara maupun saat memarkirkan kendaraan.
“Kami menghimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara di jalanan dan tetap mematuhi aturan berkendara. Bila memarkirkan sepeda motor, pastikan di tempat aman dan dalam pengawasan, bukan di teras ataupun halaman rumah,” tambahnya.
Menutup keterangannya, AKBP Mirzal Maulana mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan diri dan lingkungan sekitar.
“Jadilah polisi bagi diri sendiri, artinya selalu waspada di manapun dan kapanpun berada,” tutupnya. (Meru)




