DELI SERDANG | Media24jam.com – Maraknya dugaan aktivitas perjudian tembak ikan dan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Pancur Batu dan Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, kembali menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas tersebut dinilai berlangsung terbuka dan memicu keresahan warga.
Berdasarkan penelusuran di lapangan serta keterangan sejumlah warga pada Jumat (24/4/2026), beberapa titik disebut-sebut menjadi lokasi aktivitas, di antaranya kawasan Tikungan Amoy yang berbatasan dengan wilayah Tanah Karo, area sekitar salah satu hotel di Desa Bandar Baru, serta lokasi di sekitar Villa Lotus, Desa Suka Makmur.
“Tempat-tempat itu bukan rahasia lagi. Aktivitasnya sudah lama berlangsung dan semakin ramai,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Di tengah kondisi tersebut, warga turut mempertanyakan efektivitas pengawasan dan penindakan aparat. Persepsi yang berkembang di masyarakat menilai upaya penegakan hukum belum berjalan optimal.
Sejumlah sumber juga mengemukakan dugaan adanya kedekatan antara oknum aparat dengan pihak-pihak tertentu. Namun, informasi tersebut belum terverifikasi dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, wajar kalau masyarakat bertanya tentang sejauh mana pengawasan dilakukan,” kata warga lainnya.
Di sisi lain, pelaksanaan razia yang dilakukan jajaran Polsek Pancur Batu beberapa waktu lalu turut menjadi perhatian. Sejumlah warga menilai hasil razia belum sepenuhnya menjawab persoalan di lapangan, setelah tidak ditemukan aktivitas perjudian maupun peredaran narkoba pada saat kegiatan berlangsung.
Informasi mengenai razia tersebut juga telah dipublikasikan kepada media, dengan hasil yang menyebutkan kondisi wilayah dinyatakan bersih dari aktivitas dimaksud pada saat penindakan dilakukan.
Menanggapi berbagai informasi tersebut, Kapolsek Pancur Batu, Junaidi, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan yang diterima.
“Terima kasih atas informasinya, akan kami tindak lanjuti,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.
Masyarakat berharap adanya langkah konkret dan berkelanjutan dari aparat penegak hukum, termasuk dukungan dari Polda Sumatera Utara, guna memastikan penegakan hukum berjalan transparan, profesional, dan menyentuh akar persoalan.
Sorotan ini menjadi pengingat bahwa pemberantasan penyakit masyarakat seperti perjudian dan narkotika membutuhkan upaya konsisten dan terukur, agar kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tetap terjaga.(*).




