Al Asari, M.Si Bulatkan Tekad Menuju “Batu Bara 1”

0
421

Batu Bara, Media24Jam – Sosok Al Asari, M.Si memang sudah tak asing lagi dikalangan masyarakat Batu Bara. Pria yang telah lama berkiprah dalam dunia politik ini, kini telah memantapkan dirinya untuk maju memperebutkan kursi Bupati Batu Bara.

Al Asari mengungkapkan bahwa ada kegundahan yang mendalam melihat perjalanan pemerintahan Batu Bara dari semenjak mekar hingga hari ini. Lantas hal itu pulalah yang mendorongnya untuk maju mengikuti kontestasi Pilkada 2024 ini.

“Sebagai anak asli Batu Bara yang tidak hanya lahir di tanah ini tapi tumbuh besar berkembang dan berkiprah di tanah kelahiran ini, memiliki tanggung jawab besar untuk meluruskan kembali arah dan tujuan dimekarkan Kabupaten ini.
Tujuan utama dari pemekaran adalah kejayaan dan kemakmuran kabupaten yang baru, sebab memiliki hak menentukan nasibnya sendiri.
Sebagai salah satu yang pernah merasakan pahit manis pemekaran menjadi spirit bagi kami untuk ikut terlibat langsung dalam kontestasi politik lima tahunan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Al Asari yang juga sebagai Ketua Alwasliyah Batu Bara ini, bahwa semenjak mekar Batu Bara belum pernah dipimpin oleh tokoh agama atau aktivis dakwah sehingga menjadi alasan berikutnya ia memberanikan diri untuk mendaftar sebagai Cakada Batu Bara 2024 di beberapa Partai Politik.

“Kehadiran putra daerah yang lahir dan berkiprah di Batu Bara juga menjadi alasan lain kenapa saya ikut serta dalam pencalonan ini, sebagai wujud sekaligus pernyataan sikap bahwa anak Batu Bara asli siap memimpin dan akan menaikkan tuah Batu Bara kedepannya.
Ikhtiar ini didorong atas keinginan luhur untuk mewujudkan kejayaan dan kemakmuran Batu Bara setelah pemekaran merata untuk semua,” ungkapnya.

Selain itu, Al Asari juga mengungkapkan bahwa meskipun kondisi keuangan Pemkab Batu Bara saat ini sedang defisit, namun itu tidak menyurutkan niatnya untuk menjadi orang nomor 1 di Kabupaten Batu Bara.

“Defisit keuangan tidak hanya terjadi di Batu Bara tapi hampir seluruh Kabupaten/kota mengalami defisit.
Sebagai orang yang pernah berada di legislatif kami memahami bahwa defisit tersebut merupakan kebijakan politik anggaran yang diambil oleh Pemerintah Daerah sebagai upaya untuk percepatan pembangunan.
Idealnya seperti itu namun sisi negatifnya membuka peluang lahirnya tindakan pidana korupsi jika niatnya tidak diluruskan.
Disinilah perlunya fungsi kontrol legislatif dijalankan agar Pemkab tidak sembrono dan tidak memiliki niat jahat terhadap anggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, Permainan ini lazim dilakukan sebelumnya kita kenal dengan istilah deposito anggaran daerah.
Pemkab lewat DPKAD memindah bukukan uang dari rekening daerah ke bank swasta lainnya untuk mendapatkan fee dari pemindahan tersebut.
Praktik seperti itu pernah terjadi di kabupaten kita dan muncul peristiwa hilangnya 80 M Kasda kita.
Kenapa ketahuan, karena bank tempat pemindah bukuan colaps dan bermasalah.
Kedepan strategi politik anggaran kita tidak lagi boleh seperti itu sebab sangat beresiko.
Untuk itu dibutuhkan pemimpin yang memiliki niat yang baik tulus ikhlas membangun Batu Bara yang kita cintai ini.

“Ikhtiarkan terus sebab kita yakin pertolongan Allah SWT itu nyata adanya,” tutur Ketua Alwasliyah tersebut.

Kemudian menyahuti kencangnya isu bahwa dirinya akan bergandengan dengan Mantan Bupati Batu Bara yakni Ir. Zahir, M.Ap dalam Pilkada 2024 ini. Al Asari justru mengaku siap dipasangkan dengan siapa saja asal berkomitmen kuat dalam membangun Batu Bara.

“Kemana nanti ikhtiar ini mendarat anggap sebagai takdir Allah SWT. Kita siap dipasangkan dan siap memasangkan dengan tokoh yg memiliki komitmen kuat membangun Batu Bara,” tegasnya.

Selanjutnya Al Asari juga mengungkapkan bahwa jika ia terpilih nantinya sebagai Bupati Batu Bara, maka ia akan terutama memperbaiki Birokrasi yang ada.

“Tagline kito #jayalahNegerinya#MakmurlahRakyatnya. Jadi apabila saya terpilih nantinya maka hal yang pertama sekali saya lakukan adalah penyeragaman visi dan misi bersama OPD agar selaras seiring sejalan dan membersihkan Birokrasi dari perilaku KKN,” ucapnya sembari mengakhiri. (Dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here