BINJAI (Media24jam.com) – Aksi begal sadis kembali terjadi di wilayah Kota Binjai. Seorang bocah bernama Yudha menjadi korban pembegalan oleh tiga pelaku bersenjata tajam di Jalan Sawo 3, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, perbatasan Titi Baru Berngam, Senin (11/05/2026).
Peristiwa itu terjadi di lokasi yang dikenal sepi saat korban hendak pergi ke sekolah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku datang menggunakan satu unit sepeda motor Honda Vario dan langsung menghadang korban.
Pelaku kemudian mengancam korban menggunakan senjata tajam. Saat korban berusaha mempertahankan sepeda motornya, para pelaku membacok korban secara brutal hingga menyebabkan tangan korban hampir putus.
Usai melukai korban, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor yang dikendarai Yudha dan melarikan diri dari lokasi kejadian.
Korban yang mengalami luka serius segera mendapat pertolongan warga dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Diketahui, korban merupakan warga Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.
“Kejadiannya sangat cepat. Kami tidak melihat jelas pelakunya, tapi kabarnya ada tiga orang,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Sementara itu, Kapolres Binjai Mirzal Maulana saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak menggiring opini bahwa Kota Binjai tidak aman hanya karena satu kejadian kriminal.
“Jangan di-framing dari satu kejadian seolah-olah Binjai tidak aman. Secara preventif, Polres Binjai dan polsek jajaran telah melaksanakan patroli pada jam-jam rawan dan cukup efektif mencegah kejahatan jalanan,” ujarnya.
Mirzal juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara maupun memarkirkan kendaraan.
“Kami menghimbau masyarakat agar hati-hati di jalan dan berkendara sesuai ketentuan. Bila parkir sepeda motor, pastikan di tempat aman dan diawasi, bukan di teras atau halaman rumah,” tambahnya.
Kapolres turut mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan pribadi.
“Jadilah polisi bagi diri sendiri, artinya selalu waspada di manapun dan kapanpun berada,” tutupnya. (Meru)




