KEPRI, (media24jam.com)- Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan kegiatan peletakan batu pertama di tiga lokasi berbeda yang didaulat sebagai tempat wisata modern di Kecamatan Sekupang kota Batam. Peletakan batu pertama ini pertanda akan dimulainya lanjutan tahapan pembangunan dan penataan di tiga titik lokasi wisata modern yang nantinya sebagai penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kota Batam. Peletakan batu pertama ini dilakukan langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dan di ikuti oleh para direktur BP Batam pada, Jumat pagi (2/4/2021).

Diliput media24jam.com, peletakan batu pertama berawal di Taman Kolam Sekupang, tepatnya di belakang Guest House BP Batam. Pembangunan ini merupakan penataan tahap dua. Sebelumnya taman kolam Sekupang di kelola oleh Pemko Batam, namun kini pengelolaannya dialihkan ke BP Batam.
Peletakan Batu Pertama selanjutnya di lakukan di jalan RE Martadinata Sekupang. Dilokasi ini merupakan titik pembangunan jalur sepeda tahap dua. Dengan lebar 3,5 meter dengan lintasan sejauh 2,7 KM. Pembangunan dimulai dari taman rusa sampai simpang Pom Bensin Gedung Beringin.
Lalu, peletakan Batu Pertama lainnya berakhir di Taman Rusa Sekupang. Adanya pembangunan Taman Rusa ini adalah merupakan, pembangunan tahap tiga.

Dalam kata sambutannya, Muhammad Rudi, memaparkan ketiga titik lokasi wisata ini saling berhubungan yang sangat erat, dan terkoneksi dengan RSBP Batam. Pembangunan fasilitas di tiga lokasi ini sebagai bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan sebagai fasilitas pendukung kelancaran investasi di Batam.
“Ketiga fasilitas ini kita butuhkan untuk mendukung Rumah Sakit BP Batam yang tidak lama lagi akan menjadi KEK Kesehatan di Kota Batam. Tujuan kita hanya untuk menciptakan situasi ekonomi yang kondusif, agar investasi di Batam meningkat dan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan ini,” ungkap Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.
Lanjutnya, jika izin KEK tahun ini selesai, maka dalam dua tahun ke depan fasilitas RSBP Batam akan semakin sempurna.
Senada hal tersebut, Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bachroni, dalam kata sambutannya menjelaskan total nilai kontrak ketiga lokasi pembangunan fasilitas pendukung KEK ini diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp24 milyar.

Sebagai pimpinan proyek di tiga lokasi pembangunan tersebut, Imam, melaporkan jika saat ini yang sedang dalam proses pengerjaan adalah Jogging Track di sekeliling Taman Kolam Sekupang. Lintasan yang akan dibangun adalah sepanjang 1.200 meter dengan lebar lintasan 3,5 meter. “Nantinya akan dilengkapi Rest Area,” ujar Imam Bachroni.
Dia juga memaparkan, fasilitas lainnya adalah penyediaan taman terbuka hijau yang berlokasi di depan RSBP Batam. Fasilitas ini merupakan bentuk layanan RSBP guna mempercepat kesembuhan para pasien yang dalam masa pemulihan kesehatan.
“Jadi seperti Healing Garden atau Taman Penyembuhan. Dan nanti kami juga tambahkan Party Garden atau Taman Pesta sebagai akses hiburan bagi masyarakat kota Batam,” tegas Imam.
Sedangkan untuk jalur sepeda, imam, memaparkan, pada rinsipnya pembangunan jalur sepeda ini akan terus berlanjut. Untuk tahap selanjutnya pembangunan jalur sepeda akan diteruskan sampai ke Sei Ladi dan Baloi.
Imam, juga menjelaskan terkait pembangunan Taman Rusa pada tahap ini, prosesnya memang cukup lama. Awalnya, pembangunan tahap pertama dimulai pada tahun 2000 hingga 2010. Sedangkan untuk tahap kedua dilaksanakan pada 2010 hingga 2020. Dan tahap tiga di mulai pada saat ini (April 2021_red).
Namun, Imam, sangat optimis jika penyelesaian seluruh pembangunan di tiga titik lokasi tersebut dapat dirampungkan sebelum HUT BP Batam ke-50.
“Semoga sebelum perayaan hari Bakti BP Batam yang ke-50 Tahun, pada tanggal 26 Oktober 2021, semuanya sudah dapat kita selesaikan,” kata, Imam, mengakhiri. (handreass)




