Bukan Tawuran, Polda Sumut Ajak Generasi Muda Bertarung di Arena Esports

0
16

MEDAN | MEDIA 24 JAM.COM-Polda Sumatera Utara menggelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026 dengan mempertemukan 25 tim terbaik hasil seleksi dari seluruh Polres jajaran se-Sumatera Utara. Turnamen Mobile Legends ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi langkah Polri mengajak generasi muda menjauhi narkoba, geng motor, tawuran, dan berbagai aksi kriminal.


Ketua Panitia Esports Kapolda Cup 2026, Kombes Pol. Dr. Bayu Wicaksono, menegaskan turnamen yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 itu merupakan bentuk pembinaan bagi kalangan muda melalui kegiatan positif.


“Turnamen ini bertujuan menumbuhkan kreativitas generasi muda sekaligus menekan kenakalan remaja. Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk mengembangkan bakat sehingga tidak terjerumus ke dalam aktivitas negatif,” ujar Bayu didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan di Mapolda Sumut, Jumat (10/7/2026).


Bayu menjelaskan, sebelum berlaga di tingkat Polda Sumut, sebanyak 517 tim lebih dulu bertanding di tingkat Polres. Dari ratusan peserta itu, hanya 25 tim juara yang berhak tampil pada Esports Kapolda Cup 2026.


“Seleksinya cukup ketat, termasuk administrasi. Ada peserta yang gugur karena tidak memenuhi syarat usia. Aturan ini dibuat agar pembinaan benar-benar menyasar generasi muda,” katanya.


Ia menyebut setiap tim beranggotakan lima pemain dengan batas usia kelahiran tahun 1997 hingga 2012. Total sekitar 150 peserta dan ofisial mengikuti kompetisi tingkat Polda Sumut sebagai wakil dari masing-masing Polres.


Selain pertandingan Mobile Legends, panitia juga menggelar lomba cosplay bertema Mobile Legends untuk memberi ruang bagi anak muda yang memiliki kreativitas di bidang industri kreatif dan budaya populer.


“Kami juga mengakomodasi lomba cosplay sebagai bagian dari pengembangan kreativitas generasi muda yang memiliki minat di dunia esports,” ucap Bayu.


Agar kompetisi berlangsung profesional dan sportif, Polda Sumut menggandeng Indonesia Esports Association (IESPA) sebagai penyedia perangkat pertandingan, juri, serta pengawas.


Bayu menegaskan, Esports Kapolda Cup juga menjadi ajang pencarian bibit atlet berbakat yang dipersiapkan membawa nama Sumatera Utara di tingkat nasional. Tim juara pertama nantinya akan mewakili Polda Sumut pada Kapolri Cup yang dijadwalkan berlangsung di Mabes Polri akhir Juli 2026.


“Kami berharap lahir atlet-atlet esports berprestasi dari Sumatera Utara. Lebih penting lagi, anak-anak muda memilih jalur prestasi dan menjauhi narkoba, geng motor, tawuran, maupun tindak kriminal lainnya,” pungkasnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here