LANGKAT(media24jam.com) – Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengaku turut prihatin dengan nasib yang dialami Bupati Langkat Syah Afandin usai tersiar kabar tentang adanya penangkapan oleh KPK dalam dugaan tindak pidana korupsi fee proyek. Bahkan, Wabup tak mampu kesedihannya dan hanya bisa menangis sambil menjawab pertanyaan wartawan yang menemuinya usai melaksanakan kegiatan nonton bareng (nobar) piala dunia di aula Jentera Malaya, Stabat, Jumat (3/7/2026) siang.
Pantauan di lokasi, sepanjang kegiatan acara nobar piala dunia para pejabat yang hadir termasuk Wabup Langkat dan Sekdakab Langkat tampak kasak kusuk seperti membicarakan sesuatu. Suasana nobar yang biasanya riuh, namun kali ini terasa sepi dan dipenuhi kesedihan.
“Saya menghormati azas praduga tak bersalah, saya berdoa terkhusus buat Kabupaten Langkat ini semua kita berdoa supaya bapak bupati selalu dalam lindungan Allah SWT dan semua keluarga dapat tabah untuk menghadapi ujian ini,” katanya terisak-isak.
Ditanya mengenai siapa oknum ASN yang turut diamankan dalam OTT KPK, Tiorita mengaku tidak tahu belum sampai ke dia kabarnya. Tiorita sendiri mengaku terakhir bertemu dengan Bupati Langkat dua hari yang lalu pada puncak acara HUT Bhayangkara di Stabat.
“Supaya pak bupati sehat menjaga kesehatan selalu berdoa,” harapan Tiorita kepada Bupati.
Ditanya mengenai keberadaan Bupati hingga siang ini, Tiorita mengaku tidak tau sama sekali. Karena sampai saat ini belum ada kabar apapun terkait keberadaan Bupati Langkat yang diketahuinya.
Sementara itu, Sekadakab Langkat, Amril mengatakan untuk pelayanan publik oleh pemerintah daerah masih berjalan normal sebagaimana mestinya dan tidak ada alami gangguan pasca kabar OTT Bupati. Amril sendiri turun membenarkan bahwasanya memang ada penyegelan oleh KPK terhadap ruang kerja kantor Bupati Langkat.
“Tanggal 2 juli kemarin sudah disegel dan yang disegel adalah ruang kerja dan ruang istirahat di rumah dinas Bupati,” katanya.(ru)




