Cuaca extrim disertai terpaan angin kencang yang terjadi sejak dua hari lalu membuat warga Tanah Karo merasa was-was apalagi disekitar pemukiman warga itu ada pohon kayu besar yand di takutkan tumbang seketika.
Pasalnya, akibat cuaca itu terlihat sejumlah batang kayu tumbang akibat diterpan angin kencang banyam rumah warga tertimpa tumbang. Selain pohon, banyak juga tiang listrik yang tumbang sehingga terjadi pemadaman dibeberapa desa di Tanah Karo.
Menurut informasi yang diperoleh, angin kencang yang masih terjadi dan melanda disejumlah daerah di Kabupaten Karo ini tidak ada korban jiwa.
Menurut Plt BPBD Kabupaten Karo, Natanail Perangin-Angin yang dikonfirmasi wartawan menyebutkan, sejumlah pohon tumbang yang diakibatkan angin kencang.
Cuaca extrim melanda sebagian wilayah di Tanah Karo,diantaranya didepan kantor Dinas Pertanian Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, satu pohon yang tumbang mengakibatkan satu unit mobil ringsek dan tidak ada korban jiwa.
Begitu juga, pohon tumbang di Jalan Selamat Ketaren Kecamatan Kabanjahe ini menimpa kanopi Swalayan Alfamart,di Jalan Nabung Surbakti, Kelurahan Padang Mas Kabanjahe, pohon tumbang menimpa satu unit Rumah Dinas Asrama Kodim 0205/TK, yang dihuni keluarga Almarhum Sertu Jonly Sinaga. Selain itu, pohon juga menimpa Rumah Dinas Pendeta GBKP Asrama Kodim Lama yang dihuni Pdt Yosfran Sembiring.
Selain di Kabanjahe, dua pohon tumbang akibat terjangan angin kencang kembali melanda di jalur wisata Puncak Gundaling Berastagi, namun pohon tumbang menimpa kabel listrik di lokasi itu sehingga terjadi pemadaman.
Sementara itu, Dusun Perlamben, Desa Pergendangen, Kecamatan Tiga Binanga, satu batang pohon kelapa tumbang dan menimpa dua unit rumah milik Karim Sembiring, (60)sehingga mengalami kerusakan pada ruang dapur dan ruang tengah, dan begitu juga rumah milik Rehulina Beru Ginting (60 )mengalami kerusakan pada bagian dapur.
Selain itu pohon tumbang juga terjadi di Desa Tongging, Kecamatan. Merek dan menimpa atap bagian belakang Wisma Sibayak Tongging.
Akibat adanya cuaca disertai angin kencang banyak atap rumah warga mengalami kerusakan dan sebagian tanaman padi milik warga terancam gagal panen.
Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk sementara menjauhi dan tidak perlu berada di bawah pohon selama kecepatan angin terpantau kencang.
Dalam hal ini BPBD Kabupaten Karo beserta TNI dan Polri bersama warga secara bersama sama kita saling membantu untuk membersihkan pohon tumbang.”Jelas Natanail. (Ton)