Dikatai Pemerkosa & Binatang Bangun Tewas Ditikami Sinuraya Bersaudara

0
486
korban

MEREK, (media 24jam.com) – Jupri Bangun (36) tewas mengenaskan. Nyawanya tak tertolong setelah tubuhnya ditikam berkali-kali. Pelakunya, dua kakak beradik bermarga Sinuraya. Sementara pemicunya, pelaku tak terima karena dikatai pemerkosa dan binatang.

Peristiwa yang menghebohkan warga Desa Ajinembah, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, itu terjadi, Senin (20/4/2020) sekira jam 22.00 wib, tepatnya di warung kopi milik Julkifli.
Cerita istri korban, Suriani beru sitepu mengatakan, sebelum kejadian itu suaminya Jupri Bangun pergi menuju warung kopi ,namun setibanya didalam warung itu langsung didatangi dua orang pelaku yang merupakan abang adek bernama Roy Imanuel Sinuraya (31) dan Moranta Sinuraya (27) dengan menenteng senjata tajam .

“Di dalam warung, pelaku langsung menikam suami saya secara bertubi-tubi sehingga suami saya tidak berdaya dan setelah itu kedua pelaku langsung kabur kearah hutan malam itu juga”Suami saya langsung dibawa ke Rumah sakit Umum Kabanjahe dibantu Kepala Desa Ajinembah Kompani tarigan bersama warga,” kata Suriani.

 

Pelaku
Pelaku

Semetara pelaku yang diintrogasi Kasat Reskrim Polres Karo, AKP Sastrawan Tarigan SH MH mengaku nekat membunuh korban karena kesal dikatai pemerkosa dan binatang.
Saat itu, Jupri Bangun masuk ke dalam warung dan menyindir Moranta Sinuraya (pelaku) dengan mengatakan “Ngapai Kau berbicara dengannya, nanti diperkosanya anakmu, dia bukan manusia tapi Binatang,” kata korban.

Setelah itu, Moranta Sinuraya pergi meninggalkan warung kopi itu dan beranjak menuju rumahnya dan Pepalemta Sembiring (Saksi) memberitahukan perkataan tersebut Roi Imanuel Sinuraya (abang Moranta Sinuraya).

Mendengar perkatan tersebut Roi Imanuel Sinuraya langsung emosi dan mengajak Moranta Sinuraya kembali ke kedai kopi untuk menjumpai korban sambil membawa sebilah pisau bergagang kayu yg diselipkan di pinggangnya. Setibanya didalam warung itu,Jupri bangun (Korban) langsung mengacungkan sebilah pisau kepada Roi Imanuel Sinuraya dan secepat itu Roi Imanuel langsung memegang pergelangan tangan korban dan Moranta Sinuraya langsung mengambil pisau milik korban dan menusukkannya kearah perut dan punggung korban masing masing satu kali.

Karena sudah dirasuki emosi,maka Roi Imanuel pun secara beringas menikami tubuh korban secara berulang kali dengan menggunakan pisau yang dibawanya dari rumah i sehingga korban terjatuh dilantai kedai”Korban langsung dibawa ke Rumah sakit Umum kabanjahe untuk dilakukan Visum “Ujarnya.

Disambungnya lagi, terkait adanya kejadian ini,maka anggota POlsek Tigapanah dan Sat Reskrim Polres Karo langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku dan berhasil ditangkap dan begitu juga saksi telah dimintai keterangannya

“Pelaku ini merupakan abang adik dan ditangkap di Desa gajah kecamatan Simpang Empat pada hari Selasa (21/4/2020) sekira jam 01:30 wib dan sudah diamankan di Polres karo untuk dilakukan pemeriksaan serta proses hukum yang berlaku,” ujarnya. (*/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here