BINJAI (media24jam.com) – Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Binjai Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga berkarakter, berintegritas, serta memiliki kesiapan menjadi calon pemimpin masa depan, Sabtu (15/08).
Kegiatan yang digelar di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Binjai, Sabtu (15/8/2026), tersebut mengusung tema “Revolusi Mental: Membangun Generasi Paskibraka yang Berkarakter, Berintegritas, dan Berprestasi di Era Digital” dan dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Binjai.
Dalam kegiatan tersebut, Tokoh Pemuda sekaligus Dosen INSAN Binjai, Dr. Agus Purwanto, S.Pd., M.Kesos., menekankan bahwa para siswa yang terpilih sebagai calon Paskibraka merupakan generasi muda pilihan dengan potensi besar untuk menjadi pemimpin di masa mendatang.
Menurut Agus, pembinaan Paskibraka tidak semata-mata berorientasi pada kesiapan melaksanakan tugas pengibaran bendera. Lebih dari itu, proses tersebut harus menjadi ruang pembentukan mental, karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai kebangsaan.
“Menjadi Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas dalam upacara. Di dalamnya terdapat proses pembentukan karakter dan mental generasi muda agar memiliki ketangguhan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan menjadi calon pemimpin masa depan,” ujar Dr. Agus.
Ia menyebut terdapat tiga nilai utama yang perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari para calon Paskibraka, yakni integritas, etos kerja, dan gotong royong.
Integritas, kata dia, menjadi landasan dalam membentuk pribadi yang jujur, bertanggung jawab, konsisten antara perkataan dan perbuatan, serta mampu memegang teguh nilai-nilai yang diyakini benar.
Sementara itu, etos kerja diperlukan untuk membangun sikap disiplin, kerja keras, pantang menyerah, serta berorientasi pada pencapaian dan prestasi. Adapun gotong royong menjadi nilai penting dalam menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, solidaritas, dan kemampuan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Agus juga mengingatkan pentingnya kecakapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Menurutnya, kemajuan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan kreativitas, meningkatkan produktivitas, dan meraih prestasi.
Sebaliknya, penggunaan teknologi yang tidak bijak dapat menjadi tantangan terhadap pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan generasi muda.
“Generasi muda harus mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab. Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif, membangun kreativitas, memperluas wawasan, dan mendukung prestasi,” katanya.
Kegiatan pembinaan tersebut dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Binjai Drs.Ruslianto, M.Pd, sebagai narasumber Akademisi Dr. Agus Purwanto, M.Kesos, Komandan Kodim (Dandim), serta jajaran Kepolisian Resor (Polres) Binjai. Unsur pemerintah, TNI, dan Polri juga memberikan pembekalan kepada para calon Paskibraka sesuai dengan bidang dan kapasitas masing-masing.
Keterlibatan lintas unsur tersebut mencerminkan sinergi dalam mempersiapkan generasi muda Kota Binjai agar memiliki wawasan kebangsaan, semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta karakter kepemimpinan. (Meru)




