Sergai | Media24jam.com – Kebakaran hebat melanda dua unit rumah di Jalan Stasiun Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (18/4/2026) dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

Informasi dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Polsek Perbaungan menerima laporan dari warga pada pukul 03.30 WIB dan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
Kapolsek Perbaungan, AKP Japri Binsar H. Simamora, SH, MH, menjelaskan bahwa api diduga berasal dari percikan saat korban, Muhammad Faisal Lubis (45), menghidupkan sepeda motor di teras rumahnya.
“Percikan api saat motor distarter menyambar derigen berisi bahan bakar Pertalite yang berada di dekat kendaraan. Api dengan cepat membesar dan membakar rumah korban serta merambat ke satu unit rumah kosong di sebelahnya,” jelas Kapolsek.

Saat kejadian, korban sempat menyelamatkan istri dan anak-anaknya yang sedang tertidur di dalam rumah. Seluruh anggota keluarga berhasil keluar dengan selamat, namun korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, termasuk paha, lengan, dan wajah akibat paparan panas.
Selain itu, anak korban, Ahmad Habib Lubis (23), juga mengalami luka bakar ringan di bagian paha dan telah mendapatkan perawatan medis. Keduanya kini dirawat di RS Melati Perbaungan.
Sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi antara lain satu unit tabung gas 3 kg, potongan seng dan kayu yang terbakar, serta derigen plastik yang hangus.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, SH, MH, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama terkait penyimpanan bahan bakar.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak menyimpan bahan bakar mudah terbakar di dekat sumber api atau kendaraan. Selain itu, penting juga menyediakan alat pemadam kebakaran di rumah serta rutin memeriksa instalasi listrik,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar masyarakat segera melakukan evakuasi dan menghubungi layanan darurat 112 jika terjadi kebakaran.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.(hrp)




