Gegara Hasil Kebun Sawit, Simorangkir Tewas Ditikam Abang Kandung

0
574

Keterangan Gambar:Korban ,Romel Simorangkir tewas ditikam abang kandungnya (Foto/Ist)

TANAH KARO | MEDIA 24 JAM

Sepertinya nyawa Manusia seakan tidak berharga lagi, bahkan sesama saudara kandung juga bisa terjadi pertengkaran sehingga menimbulkan kematian. Hal tersebut dialami oleh Romel Simorangkir (52) warga dusun Simpang Empat Desa Lau Pakam, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo.

Nyawa petani ini berakhir ditangan JS (67) abang kandungnya sendiri, setelah ditikam dengan menggunakan senjata tajam, Sabtu (16/5) di Simpang Empat desa Lau Pakam.

Adapun pemicunya, gegara sakit hati atas penguasan tanah warisan dari orang tua mereka.

Kapolsek Mardingding, Iptu Donal Tambunan ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kanit Reskrim, Ipda Regen Manik, Minggu (17/5) membenarkan kejadian itu.

“Benar ada kejadian itu, pelaku berinisial JS abang kandung korban. Adapun motifnya dikarenakan sakit hati terhadap korban yang penguasaan tanah perkebunan sawit warisan milik keluarga mereka,” ujarnya.

Awal kejadian, kata R Manik, tersangka bertemu dengan korban saat minum tuak di rumah Amudi Simorangkir. Pada saat itu listrik sedang padam dan korban pun berpamitan kepada tersangka untuk pulang ke rumah.

Oleh tersangka, korban diminta untuk membagi hasil dari penjualan buah sawit milik orang tua mereka.

“Bagilah uang sawit tadi,”  kata JS kepada korban.

Korban pun menjawab, “tidak ada urusanmu disitu, nggak ada hakmu disitu,” katanya sembari membuka jok sepeda motornya.

Tersinggung atas perkataan adiknya itu, terang Ipda R Manik, JS lalu mendekati korban sambil memegang senter mancis dan melihat isi di dalam jok sepeda motor korban.

“Ketika pelaku melihat ada sebilah pisau, pelaku langsung mengambil dan menikamkannya ke arah perut korban sehingga korban roboh seketika,” beber Ipda R Manik.

Baca ini juga :  Gagal Beraksi, Maling Bawa Galah Tanggok Babak Belur di Hakimi Warga

Dari informasi yang berhasil diketahui, ketika Warga mengetahui ada kejadian itu, warga angsung membawa korban ke klinik di Desa Mardingding.

“Namun Sayangnya saat tiba diklinik, korban sudah tak bernyawa lagi alias meninggal dunia,” cetus Ipda R Manik.

Hasil keterangan dari RS, pungkas R Manik, Korban mengalami luka tusuk dibagian perut sebelah kanan dan pelaku pun  sudah diamankan. (Ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here