Geger….!!! Warga Desa Pekan Tanjung Beringin Mendadak Heboh Atas Penemuan Warga Meninggal Gantung Diri

0
338

SERGAI (Media24jam.com) – Warga Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai digegerkan oleh penemuan seorang warga berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan meninggal dunia tergantung disebuah pohon mangga dengan menggunakan seutas tali Nilon warna biru tepatnya didusun VII Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai, Sabtu (15/7/2023) pagi sekitar pukul 10.00 Wib.

Mendengar adanya berita tersebut, Kapolsek Tanjung Beringin AKP Tobat Sihombing bersama personil langsung bergegas melakukan dan mendatangi TKP sehubungan dengan terjadinya peristiwa meninggalnya seorang warga tersebut.

Kapolsek Tanjung Beringin AKP Tobat Sihombing di lokasi kepada Media mengatakan, korban bernama Wahyudi alias Wahyu (23) warga Dusun V Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai.

Ditambahkannya, menurut keterangan beberapa saksi yakni, Nur Anjana Maulia (17) warga dusun VII Desa Pekan, Ramli (60) seorang nelayan warga dusun V dan Nasir (40) warga dusun V, korban saat tergantung menggunakan seutas tali nilon berwarna biru dan memakai sandal jepit, kaos oblong warna merah dan bercelana pendek warna biru.

Adapun kronologis kejadian, sekitar pukul 09,30 Wib, Saksi Anjanah mendengar tetangganya menyebut “INALILLAHI” terkejut sambil menutup jendela dengan keras karena penasaran, saksi Anjanah keluar melihat kesamping rumah sebelah kanan dan melihat seorang Laki-laki tergantung di pohon mangga dengan seutas tali Nilon warna biru, kemudian melihat hal tersebut, saksi berteriak meminta tolong dan banyak warga berdatangan.

Adanya temuan orang gantung diri tersebut, atas laporan warga Kapolsek Tanjung Beringin AKP Tobat Sihombing bersama anggota berangkat Cek TKP, benar menemukan seorang laki-laki dalam kondisi sudah meninggal dunia, dengan kondisi leher terikat tali nilon, diketahui bernama Wahyudi alias Wahyu, dengan berpakaian kaos oblong merah dan celana pendek hijau.

Setelah di TKP kemudian korban dievakuasi dan dilakukan VER Oleh pihak medis dan selanjutnya dikembalikan kepada pihak keluarga. Terhadap korban oleh keluarga mengatakan tidak perlu dilakukan Autopsi. Dan keluarga dapat memahami bahwa korban meninggal akibat gantung diri.

Berdasarkan hasil lidik bahwa korban memiliki kekurangan, sebab sebelum korban gantung diri ada meminta sejumlah uang kepada keluarganya, namun tidak diberikan karena tidak jelas untuk apa kegunaan uangnya. Kemudian korban pergi meninggalkan rumah. Namun setelah atas pemberitahuan warga di sekitar rumah bahwa Wahyudi ditemukan telah gantung diri pada sebatang pohon mangga disamping rumah Nasir barulah keluarga mengetahui peristiwa tersebut.(hrp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here