
DELISERDANG (media24jam.com) – Pembangunan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam telatnya di jalan tali air Jalan Bangunan- Jalan Sempurna yang dikerjakan oleh P3A Tani Maju sejak bulan Juli hingga selesai bulan September 2026 dengan pagu anggaran mencapai Rp 100.000.000.00,-Sumber Dana dari APBN Tahun Anggaran 2026 diduga dikerjakan asal jadi.
Hal ini memicu sorotan tajam dari salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) karena proyek pembangunan yang berasal dari Kementerian Pertanian ini diduga dikerjakan tidak sesuai bestek.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah LSM ABDI Lestari Sumut, Jonter Sihotang, selaku Ketua Investigasi meminta kepada para Aparat Penegak Hukum (APH) Deli Serdang, memanggil dan memeriksa Ketua P3A Tani Maju Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam.
Menurut Jonter Sihotang, saat melakukan investigasi dilapangan pada bulan Juli sampai Agustus lalu Pekerjaan Pemeliharaan jaringan Irigasi diduga kuat tidak sesuai bestek dan banyak kejanggalan serta menimbulkan kecurigaan yang negatif.
“Sudah kita lihat di lapangan dan sudah kita cek ,Papan Proyek yang dipasang tidak mencantumkan satu kata atau kalimat tentang ukuran volume proyek diantaranya panjang, lebar atas lebar bawah tebal dinding sebelah kanan dan sebelah kiri serta tinggi bangunan dan lain sebagainya” sebut Jonter SIhotang kepada wartawan Senin (21/9/2026) di Lubukpakam.
Ketua Tim Investigasi LSM ABDI Lestari Sumut Jonter Sihotang sangat menyayangkan kinerja penerima program P3A Tani Maju selaku pelaksanan kegiatan. Pemeliharaan jaringan Irigasi Desa Sekip dengan pagu anggaran yang cukup fantastis untuk proyek sekelas ini.
Ironisnya temuan dilapangan, sebut Jonter bahwa pengerjaan tersebut diduga kuat campurannya Satu Sak Semen Tujuh PX Pasir dengan kondisi campuran seperti ini jelas bangunan tersebut tidak akan dapat bertahan lama sebagaimana yang diharapkan petani di Desa Sekip
“Dari sejak awal hingga selesai bangunan tersebut dikerjakan tidak pernah Dinas Pertanian meninjau dilapangan sesuai yang ditujukan oleh kementrian Pertanian. Untuk memastikan campuran semen, pasir sesuai standar maka dalam waktu dekat kami akan membawa campuran pasir dan semen Ke – Laboratorium untuk Uji Kelayakan” tegas Jonter SIhotang.
Jonter Sihotang Juga meminta kepada Kepala Dinas Pertanian Deli Serdang, Elina Sari Nasution, SP, dan Juliana Sinaga, selaku Kabid Sarana dan Prasarana, pengawasan pembangunan jaringan irigasi tersier untuk melakukan pemanggilan Ketua P3A Tani Maju.
“Kepada Dinas Pertanian Deli Serdang, diharapkan tidak lagi membudidayakan pola lama tapi justru harus berani meninggalkannya untuk menuju pola baru agar seluruh pembangunan berjalan sesuai standard ” pungkas Jonter Sihotang.
Sementara itu terpisah, saat dikonfirmasi Ketua P3A Tani Maju Desa Sekip Parmin belum menjawab saat dikonfirmasi Media24Jam, Senin (21/9/2026) via WhatsApp terkait
Pembangunan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam, Berulang kali nomor WhatsApp nya dihubungi tidak diangkat dan melalui pesan singkat juga belum menjawab. (fan)




