Pendaftar Mahasiswa Baru Masih Minim, Alumni Pertanyakan Kinerja Pengurus Yayasan UISU

0
5

MEDAN (media24jam.com) –
Meski telah dibuka sejak April 2026 lalu, hingga saat ini jumlah pendaftar mahasiswa baru di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) masih sangat minim. Berdasarkan data yang dihimpun hingga 30 Juni 2026, tercatat hanya 73 calon mahasiswa baru yang mendaftar ke universitas swasta tertua di luar pulau jawa ini.

Kondisi ini sendiri jelas memantik kekecewaan dari para alumni yang sebelumnya sempat merasakan kejayaan UISU sebagai salah satu universitas swasta favorit di Sumut. Salah seorang alumni yang mengungkapkan kekecewaan tersebut adalah Tri Setia Budi SE, alumni Fakultas Ekonomi UISU di era tahun 90an.

“Kalau kondisi ini terus terjadi, jelas UISU akan semakin tertinggal dari universitas swasta lainnya di Sumut khususnya di Kota Medan,” ujar Tri Setia Budi, kepada wartawan, Selasa 30, Juni 2026.

Ditambahkan Budi, minimnya pendaftar baru di Universitas ini sendiri diduga karena ketidakmampuan dari Pengurus Yayasan UISU yang dikomandoi Ir. Indra Guawan MP, untuk memberikan branding UISU sebagai tujuan dari para mahasiswa baru untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Terlihat seperti tak ada inovasi baru yang dilakukan para pengurus yayasan untuk kembali membangkitkan UISU ini seperti di tahun 90an dan awal tahun 2000an,” paparnya.

Menurut Budi, berdasarkan amatan dan informasi yang didengarnya selaku alumni UISU, penurunan jumlah mahasiswa baru ini sejak tahun 2024 lalu, sejak kepemimpinan Ir. Indra Gunawan MP sebagai Ketua Yayasan UISU.

“Ini menggambarkan universitas swasta lain lebih baik, apa kita yang semakin menurun?. Harusnya cepat ada terobosan-terobosan baru dari pihak terkait untuk bisa membangkitkan kembali UISU. Jangan kita hanya menjadi incaran media jika ada terjadi konflik saja, tapi harus melalui prestasi kita tunjukkan kualitas UISU,” harapnya.

Tak hanya itu, di usianya yang mencapai 75 tahun ini, UISU yang memiliki banyak fakultas ini terkesan hanya bertopang pada dua fakultas yakni Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang bisa menarik minat orang tua untuk mendaftarkan anaknya ke UISU.

“Kedua fakultas ini sendiri yang kita perhatikan masih mampu menarik minat mahasiswa baru untuk melanjutkan pendidikan di UISU,” katanya.

Untuk itu, Budi berharap agar Pengurus Yayasan UISU lebih realistis lagi dalam menangani berbagai perkembangan dan kemajuan UISU di masa yang akan datang.

“Kalau memang gak mampu ya mundur saja, masih banyak talenta yang bisa membawa UISU ini menjadi lebih maju lagi. Apa gunanya menjabat beberapa periode tapi tak juga bisa mencapai target yang dicanangkan. Jangan asyik berkutat di zona nyaman saja, fikirkan juga bagaimana UISU ini kedepannya,” katanya.

Terkakhir, Budi juga mendesak agar Pembina Yayasan UISU untuk segera mengambil tindakan dengan mengevalusi kinerja pengurus yayasan untuk bisa kembali membangkitkan nama besar UISU sebagai universitas bergengsi dan berkualitas di Sumut.

“Jangan seperti melakukan pembiaran dan hanya menonton penurunan yang terjadi di UISU. Pembina juga haru bertanggung jawab dengan kondisi UISU saat ini,” tegasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here