
KEPRI, (media24jam.com) – PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri) yang di dominasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sagat senang saat pulang ke Indonesia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center. Mereka mendapat sambutan hangat dari para petugas pelabuhan dan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) PMI Kepri.
Pantauan media ini, penumpang yang akan berangkat melalui lantai 2 pelabuhan berjalan normal. Pemeriksaan tetap dilakukan di pintu keberangkatan baik paspor, tiket, hasil PCR serta dokumen perjalanan yang mendukung untuk keberangkatan PPLN.
Terpisah, seorang PMI dari Malaysia kepada media24jam.com mengucapkan sangat berterimakasih atas layanan yang baik dari Satgasus PMI.

“Kepulangan kami ke Indonesia berjalan lanjar sesuai yang kami inginkan. Kami sangat puas,” ujar seorang PMI yang akrab di sapa Dodi, kepada meda24jam.com pada Sabtu (26/2/2022).
Dodi dan PMI lainnya tiba di pelabuhan Ferry Batam Center pada Kamis lalu. Saat tiba, mereka sempat bingung. Sebab, banyak petugas dan aparat penegak hukum yang berjaga dan akan melakukan pemeriksaan di pintu kedatangan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center.
“Setelah ada pemberitahuan bahwa mereka adalah para petugas Satgasus PMI, barulah kami semua tenang,” ucap Dodi.
Layanan petugas Pelabuhan dan Satgas PMI pelabuhan Ferry Batam Center yang baik ini perlu di pertahankan. Baik tata cara pelayanan maupun pengarahan yang di sampaikan para petugas yang ada di Pelabuhan juga sopan. Tidak ada kesan arogansi para petugas.
Para PMI yang baru tiba di ingatkan untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yang ditetapkan Pemerintah Pusat. Hal ini wajar-wajar saja dan penerapannya tetap sama di semua negara. Ini untuk mengingatkan kita bahwa saat ini Pandemi Covid-19 belum berakhir.
“Kami menjalani dua kali tes Covid-19, baik PCR dan Antigen. Semua gratis tanpa di pungut biaya,” tegas Dodi kepada awak media.
Demikian juga dengan pemeriksaan Paspor yang di laksanakan para petugas Imigrasi. Tidak terjadi hambatan terhadap PMI yang pulang ke Indonesia. Semuanya di layani dengan baik dan bijaksana.
Para PMI yang baru tiba, setelah di tes Covid selanjutnya di wajibkan untuk menjalani karantina atau isolasi sesuai aturan pemerintah pusat. Bagi PMI yang hasil tes-nya negative di persilahkan memilih tempat karantina yang telah di tetapkan Pemerintah. Namun bagi PMI yang hasilnya Reaktif atau ada yang bergejala Omnicron di wajibkan untuk menjalani karantina di RSKI pulau Galang.
“Kami di antar menggunakan Bus Way ke tempat kerantina. Ada yang di tempatkan di rusun kawasan Saggulung-Batuaji. Bagi yang reaktif Covid ke RSKI Galang. Semua gratis, kita gak perlu bayar ini itu lagi,” ungkap Dodi.
Selama di RSKI, dia mengatakan tidak ada kekangan dari para petugas. Para PMI juga di layani dengan baik. Diberi makan bergizi dan vitamin. Setiap hari di wajibkan untuk tetap berolahraga agar imun tubuh tetap meningkat untuk melawan virus di tubuh..
“Kami benar-benar sangat berterimakasih kepada para petugas pelabuhan Ferry Batam Center. Khususnya tim Satgasus PMI yang telah sangat peduli dengan kami yang baru pulang merantau dari negeri orang. Semoga para petugas dalam keadaan sehat selalu dalam menjalani tugasnya,” tutup Dodi penuh haru.
Suasana Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center Sepi
Sementara itu, dari hasil liputan media24jam.com dan media lainnya terkait kondisi terkini Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center pada Sabtu (26/2/2022). Meski ada jadwal keberangkatan ke Singapura dan Malaysia yang di mulai sejak pukul 7 pagi, namun suasana di dalam pelabuhan Ferry Batam Center tetap tampak sepi. Tidak ada tampak aktfitas para penumpang PPLN.
Disebabkan sepinya aktifitas keberangkatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), di dalam pelabuhan hanya tampak beberapa petugas yang bekerja secara normal seperti biasanya. Tidak ada aktivitas yang menonjol di pelabuhan ferry Internasional Batam Center. Semua berjalan dengan normal.
Namun para petugas pelabuhan dan Satgasus PMI tampak tetap siaga di pintu kedatangan PPLN yang di dominasi oleh para PMI dari Malaysia. Jumlahnya-pun tidak begitu banyak. Petugas tetap melakukan pemeriksaan dan pengawasan dengan ketat.
“Semuanya tampak wajar dan tidak ada persoalan yang menonjol. Para petugas pelabuhan dan Satgasus PMI telah menjalankan tugasnya dengan benar sesuai aturan yang di tetapkan oleh pemerintah pusat. Tidak ada kesan arogansi dari para petugas. Malah para petugasnya sangat sopan dan ramah saat menjalankan tugasnya”, demikian hasil liputan investigasi media24jam.com di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center. (Handreas Seru)



