Karimun, media24jam.com – Masyakat Pamak Laut, Dusun 3 Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun bersyukur setelah menerima bantuan dari PT. Timah (Tbk).
Bantuan yang diberikan PT. Timah tersebut berupa uang tunai yang nantinya digunakan untuk menambah perlengkapan dan keperluan Musala Hidayah yang baru selesai dibangun.
Musholah Hidayah yang baru selesai dibangun itu merupakan hasil kerja secara swadaya dan bergotong royong pasca mendapatkan tanah wakaf dari salah satu warga.
Pembangunan mushola yang terletak di pemukiman warga nelayan ini dimulai pada 2020 silam. Biaya pembangunan juga hasil dari swadaya masyarakat.
Ustaz Darwis yang merupakan Imam Mushola Hidayah menyampaikan apresiasinya kepada PT Timah yang telah memberikan bantuan untuk Musala Hidayah.
Ustadz Darwis mengatakan, Mushola ini memang sangat dibutuhkan oleh warga disini, dikarenakan untuk beribadah jama’ah harus ke Masjid Depan sana. dengan mempertimbangkan keselamatan juga kami warga disini sepakat mendirikan Mushola untuk melakukan ibadah.
“Musala ini berdiri atas swadaya masyarakat serta baru selesai dibangun jadi masih banyak kekuranganya, sehingga syukur alhamdulillah ada bantuan dari PT Timah jadi kita bisa melengkapinya,” katanya.
Ia menyebutkan, bantuan dari PT Timah Tbk ini akan dimusyawarahkan dengan masyarakat untuk pemanfaatannya.
“Semoga PT Timah dapat terus beroperasi sehingga dapat terus berkontribusi untuk masyarakat Kabupaten Karimun,” tambahnya.
Pengurus Mushola Hidayah Pamak Laut Johari bersyukur atas bantuan dari PT Timah Tbk.
“Bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki untuk Mushola Hidayah melalui perusahaan PT Timah dan sebagai masyarakat saya sangat senang PT Timah bisa hadir berkontribusi untuk kami masyarakat Pamak Laut ini,” ungkap johari.
“Semoga PT Timah tetap eksis dan diberikan rezeki yang lebih dan diberikan kemudahan dalam menjalankan usahanya,” sambungnya.
Bantuan diserahkan oleh Koordinator PPM Wilayah Kepri dan Riau Eka Budhy Susanto dan Djuriza yang diterima langsung oleh Imam Musala Hidayah Ustaz Darwis yang didampingi masyarakat setempat. (J766hi/FJ)




