Tangis Ibu Pecah,Usut Kematian Winda, “Pakai Hati Kalian”Jerit Ibu Korban ke Aparat

0
20

MEDAN | MEDIA 24 JAM.COM-Suasana duka masih menyelimuti rumah kerabat Winda Lauren Gowasa di Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Timur, Rabu (5/8/2026). Isak tangis keluarga pecah saat ibu kandung korban, Yestin Laia, menyampaikan permohonan agar kematian putrinya diungkap secara terang.


“Tolong Pak Presiden, tolong Pak Gibran, tolong Pak Kapolri,” teriak Yestin dengan suara bergetar di hadapan keluarga dan warga yang hadir.


Dengan mata sembab, perempuan berbaju hitam itu meminta aparat mengungkap fakta sebenarnya di balik meninggalnya putrinya. Ia berharap proses penyelidikan dilakukan secara jujur dan berkeadilan.


“Bapak, pakai hati kalian ya. Kalian ciptaan Tuhan. Apa yang sebenarnya terjadi. Apa yang sebenarnya itu yang aku minta. Apa yang sebenarnya bapak beritakan, tolonglah. Oh Tuhan, seorang ibu kehilangan anaknya. Apa sebenarnya,” ujarnya sambil menangis.


Yestin juga mengaku sejak awal berat melepas putrinya kembali ke Medan. Menurutnya, Winda pernah mengalami persoalan rumah tangga yang membuat dirinya sempat khawatir.


“Sebenarnya tidak mau aku dia ke Medan ini. Berat sebenarnya sama ku karena ada trauma masa lalu. Ada KDRT, ada segala macam. Tapi kutinggalkan itu. Ya sudahlah, asal baik. Karena ada perkataan-perkataan suaminya. Makanya dia dijemput. Dia dijemput mamak mertuanya,” katanya.


Diketahui, Winda Lauren Gowasa ditemukan meninggal dunia di Komplek Bumi Asri pada Minggu (2/8/2026). Pihak kepolisian sebelumnya menyampaikan dugaan awal bahwa korban meninggal akibat bunuh diri menggunakan senjata api revolver milik IH.


Hingga kini, pernyataan keluarga yang meminta pengungkapan fakta menambah perhatian publik terhadap kasus tersebut. Proses penyelidikan dan hasil pemeriksaan resmi aparat penegak hukum masih terus dinantikan untuk memberikan kepastian atas penyebab kematian Winda.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here