MEDAN (media24jam.com) –
Berjualan es kelapa menjadi pilihan Bu Tanti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hampir tiga tahun menjalani usaha tersebut, Bu Tanti tetap bertahan meski harus menghadapi kenaikan harga dan kendala cuaca.
Ia mengatakan, dirinya memilih berjualan es kelapa karena belum memiliki pekerjaan lain. Usaha tersebut kemudian terus dijalaninya hingga hampir tiga tahun.
“Udah hampir lebih kurang tiga tahun,” katanya saat ditanya mengenai lama dirinya berjualan es kelapa. Senin (6/10/2026)
Dalam sehari, penjualan es kelapa Bu Tanti berada di kisaran 30 hingga 50 buah kelapa. Jumlah tersebut dapat meningkat ketika kondisi cuaca sedang panas.
“Sekitar 30 biji kelapa sampai 50 lah,” ujarnya.
Menurutnya, cuaca panas biasanya membuat pembeli lebih ramai. Dalam kondisi tersebut, sekitar 50 buah kelapa bisa habis terjual dalam sehari.
“Ya paling 50 habis,” ungkap Bu Tanti.
Pembeli es kelapa yang datang juga lebih banyak berasal dari kalangan orang tua. Ia menyebut, es kelapa juga sering dibeli untuk anak yang sedang sakit, terutama ketika mengalami demam. (Tim)





