DELISERDANG (media24jam.com) – Warga yang berobat ke Puskesmas Galang di Kabupaten Deli Serdang mengamuk setelah mendapat pelayanan yang mengecewakan dari pegawai puskesmas. Kejadian ini sempat viral di media sosial dan mendapat kecaman dari warganet. Video sempat diunggah oleh akun bernama Rivaldo Barus warga Kelurahan Galang Kota Kecamatan Galang.
Informasi yang dihimpun Rivaldo Barus adalah anak dari Jefry Dani Barus (54) pasien yang sempat mendapat perawatan di Puskesmas. Ia mengaku sengaja membuat video agar dikemudian hari pegawai Puskesmas bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Ia pun meminta agar Kepala Puskesmas Galang bisa dicopot setelah kejadian ini.
“Sakit sesak nafas ayahku makanya dilarikan ke Puskesmas. Memang pengidap sesak diantarlah sama Om malam itu. Tapi rupanya pelayanannya nggak bagus,” kata Rivaldo saat diwawancarai wartawan.
Rivaldo bilang ayahnya dibawa ke Puskesmas pada Rabu, (9/9/2026) malam sekira pukul 22:00 WIB. Saat sesak nafas di rumah ia sedang berada di luar rumah. Namun setelah mendapat informasi ayahnya sakit ia pun langsung buru-buru ke Puskesmas.
” Pertama dilayani dan ayah ku pun sempat tertidur di UGD. Minta rawat inap nggak bisa mereka (Puskesmas) maunya itu dirujuk saja. Nggak mau nangani mereka bukan baru kali ini saja. Mereka itu nggak mau capek, maunya kita disuruh cepat-cepat saja pergi. Dulu aku bawa kawan pun ya begitu maunya langsung dirujuk saja,” kata Rivaldo.
Ia mengatakan dirinya mulai geram saat ayahnya yang sedang tertidur dibanguni dan AC di ruang UGD pun sengaja dimatikan. Saat itu oksigen yang terpasang pun mau dilepas meski ayahnya masih nyaman. “Pintu UGD sengaja dibuka mereka lebar-lebar. Ya bapakku marah,” kata Rivaldo.
Sementara itu Jefry Dani Barus menceritakan sesaknya mulai berkurang setelah mendapat uap dan dipasangkan oksigen. Ia sempat diberi obat dan kemudian tertidur. Ia tidak menyangka saat tidur itu ia kemudian dibangunin tiba-tiba oleh salah satu pegawai.
“Saya pikir ada lagi yang mau masuk UGD dan memang lebih membutuhkan, rupanya nggak ada. Disitulah Naik emosi saya dan ngamuk baru divideokan anak saya. Ya saya bilang kok begini pelayanan kalian,” kata Jefrry.
Sebelum ia emosi dirinya pun membenarkan ada tindakan pegawia yang sengaja mematikan AC ruangan. Selain itu ada yang meminta agar oksigen yang terpasang bisa dilepas. ” Ya saya bilang saya enak ini bernafas. Ya kalau satu malam saya disitu kan masih pantas. Ac dimatikan security yang jaga. Kesannya diusir secara halus supaya cepat siap dan cepat pulang,” katanya.
Hingga berita ini dikirim ke redaksi,Kepala Puskesmas Galang dr. Ayi Asti Wardanah belum bersedia dikonfirmasi,Berulang kali nomor ponselnya dihubungi Media24jam via WhatsApp Senin (14/9/2026) namun tidak bersedia diangkat. Pesan singkat yang dikirimkan juga tidak mendapat balasan. (fan)




