Wagub Sumut Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026,Konektivitas Kunci Percepatan Pembangunan

0
3
Oplus_131072

DELISERDANG (media24jam.com) — Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya memimpin upacara Hari Perhubungan Nasional 2026 di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deliserdang, Kamis (17/9/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran ASN serta aparatur terkait.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Surya membacakan amanat Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Disampaikan, transportasi tidak dapat dipandang semata sebagai urusan kendaraan dan infrastruktur, melainkan penghubung antarpulau, kota dengan desa, hingga sentra produksi dengan pasar.

Menhub juga mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto soal pentingnya konektivitas pusat produksi dan permukiman untuk menekan biaya logistik. Karena itu, tugas insan perhubungan tidak ringan. Layanan keperintisan untuk masyarakat wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) tetap terhubung.

“Kita harus memperkuat angkutan massal perkotaan agar transportasi publik menjadi pilihan yang semakin layak dan menarik. Kita harus membangun integrasi antarmoda agar perjalanan dari pintu ke pintu menjadi lebih mudah. Dan kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” katanya.

Ia melanjutkan, teknologi harus membuat pengawasan semakin transparan dan efektif. Ini menunjukkan bahwa transformasi digital harus berujung pada sesuatu yang nyata, perjalanan yang lebih selamat, kepatuhan yang lebih baik, dan sistem logistik yang semakin tertib.

“Namun, secanggih apapun teknologi, ujung dari pelayanan publik tetap manusia. Aplikasi, sistem pengawasan, infrastruktur terbaik, pada akhirnya berpulang kepada integritas, kepedulian, dan keberanian kita mengambil keputusan yang benar,” katanya.

Menhub juga mengapresiasi semua petugas dan jajaran yang bekerja melayani masyarakat. Ia juga meminta semua pihak untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pekerjaan kita sering kali berlangsung ketika sebagian besar masyarakat tidak melihatnya. Ketika orang lain tidur, ada petugas yang memeriksa landasan. Ada yang mengawasi pergerakan kapal. Ada yang memastikan persinyalan kereta bekerja. Ada yang memeriksa kendaraan. Ada yang mengatur navigasi dan lalu lintas. Ada petugas di terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandar udara. Ada pula rekan-rekan kita yang tetap berada di lapangan ketika terjadi bencana dan kecelakaan. Untuk seluruh pengabdian itu, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih,” kata Menhub.(ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here