TAPTENG (media24jam.com) – Intensitas curah hujan tinggi membuat sungai sigotom di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, sampai meluap hingga memasuki rumah warga, Sabtu (26/9/26) sore.
Kejadian itu mengiatkan peristiwa pada 25 November 2025 lalu, dimana rumah warga disana porak poranda akibat terjangan banjir.
Banjir merata di tujuh kecamatan yang ada di Tapanuli Tengah yakni, Kecamatan Tukka, Badiri, Sarudik, Pinangsori, Kolang, Tapian Nauli dan Pandan.
Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng, Plt. Kalaksa BPBD Tapteng, Agus Harianto mengatakan.
“Tim Reaksi Cepat (SRC) BPBD, Satpol PP Tapteng, Dishub Tapteng, TNI-POLRI dan Pos SAR Sibolga langsung turun ke lapangan guna memastikan keselamatan warga dengan mengerahkan perahu karet,” ujar Agus Harianto.
Sambung Agus, melalui BPBD Tapteng bersama unsur kecamatan dan kelurahan langsung bergerak cepat merespons laporan darurat.
“Tim BPBD dan SRC turun langsung ke titik-titik lokasi banjir untuk menyisir kawasan terdampak dan mengevakuasi warga ke tempat lebih aman,” kata Agus.
Dijelaskan Agus, di Kecamatan Badiri, Tim SRC bersiaga di Simpang Gereja GPDI Lopian untuk membantu pengendara melintas. Begitu juga di Kec. Sarudik, tim terus standby memantau evakuasi warga.
Sementara di Kec. Pinangsori, air dilaporkan telah surut dan Tim SRC langsung membantu warga membersihkan sisa material banjir dari rumah penduduk.
Untuk kondisi di beberapa titik seperti Kelurahan Bonalumban, Tukka, Sigotom, dan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, menunjukkan debit air yang berangsur surut.
Di Kecamatan Badiri, arus lalu lintas di sekitar Lopian secara bertahap tertangani oleh tim di lapangan.
Sementara itu, Camat Tapian Nauli beserta jajaran masih aktif menyisir permukiman terdampak.
“Pemerintah Tapanuli Tengah akan selalu siap hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi apapun,” pungkas Agus.
Pemkab Tapteng Siapkan Dapur Umum di Kel. Bonalumban Tukka
Sebagai bentuk respons dan tanggap terhadap bencana alam, Pemkab Tapteng melalui Dinas Sosial langsung membuka Dapur Umum di Kel. Bonalumban, Kec. Tukka, menyusul banjir yang melanda wilayah tersebut, Minggu, (27/9/26).
Plh Kepala Dinas Sosial Tapanuli Tengah Faisal Fahmi Lubis menyatakan, langkah tanggap ini dilaksanakan atas instruksi langsung dari Bupati Tapanuli Tengah.
Kehadiran dapur umum ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam dalam menyiapkan kebutuhan konsumsi harian, meliputi penyediaan makanan pagi, siang, dan malam.
“Pemkab Tapanuli Tengah hadir untuk masyarakat,” kata Faisal, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi dan melindungi warganya di tengah situasi darurat.
Melalui pendirian dapur umum ini, diharapkan kebutuhan pangan warga korban banjir di Kelurahan Bonalumban dapat terpenuhi dengan baik.(Bs24)





