MEDAN | MEDIA 24 JAM.COM – Pelarian Muhammad Salim alias Toras (45), seorang tukang botot yang nekat memotong kabel tembaga di gedung Kampus STMIK LOGIKA, akhirnya berujung di balik jeruji besi. Pelaku diringkus Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Medan Barat saat sedang nongkrong di area Stasiun Kereta Api Pulo Brayan, Rabu (16/9/2026) malam.
Aksi pencurian ini pertama kali terbongkar pada Rabu (26/8/2026) pagi. Korban, Raudhah (46), bersama suaminya Ardinsyah yang merupakan pekerja di kampus tersebut, kaget saat mengecek rekaman CCTV melalui ponsel pintar mereka di tengah perjalanan menuju tempat kerja.
Rekaman itu memperlihatkan aksi pencurian kabel tembaga sepanjang 25 meter yang terjadi pada Minggu (23/8/2026) sore. Tak terima gedung tempatnya bekerja disatroni maling hingga merugi Rp 3.000.000, korban langsung membuat laporan resmi ke Polsek Medan Barat.
Kapolsek Medan Barat, Kompol Dr. Made Wira Suhendra, S.I.K., M.H., didampingi Kanit Reskrim Iptu Senior Sianturi, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersangka yang telah diburu selama beberapa pekan tersebut.
”Begitu menerima laporan dan mengantongi bukti CCTV, Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Senior Sianturi langsung melakukan penyelidikan mendalam hingga identitas pelaku teridentifikasi,” ujar Kompol Dr. Made Wira Suhendra, Kamis (17/9/2026).
Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan keberadaan pelaku di sekitar Jalan KL Yos Sudarso. Tanpa membuang waktu, petugas menggeledah dan mengamankan Si Toras beserta barang bukti pakaian yang digunakannya saat beraksi.
”Saat kami interogasi di lapangan, pelaku tidak bisa mengelak dan mengakui semua perbuatannya telah mencuri kabel tembaga di Kampus STMIK LOGIKA. Pelaku juga mengaku barang hasil curiannya telah dijual dan dia hanya mendapatkan bagian uang senilai Rp 50.000,” tegas Kompol Made Wira.
Kini pelaku beserta barang bukti berupa baju kaos hijau lumut dan celana panjang abu-abu telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Medan Barat untuk proses hukum lebih lanjut.
Menutup keterangannya, Kapolsek Medan Barat mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pengelola fasilitas publik untuk terus meningkatkan kewaspadaan.
“Kami menghimbau kepada pengelola gedung maupun masyarakat luas agar memperketat sistem keamanan dan memaksimalkan penggunaan CCTV. Jangan ragu untuk segera melaporkan setiap pergerakan mencurigakan ke pihak kepolisian agar bisa langsung kita tindak tegas,” pungkasnya.(lin)




