Pencari Botot Sikat Handphone Warga Berujung Damai

0
487

PERCUT | MEDIA24JAM – Satu dari dua pencari botot ketahuan warga mencuri HP milik korban bernama Sulia Dewi Agustina warga Jalan Makmur dusun II Melur Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan. Terungkapnya kejadian tersebut setelah rekan korban menggeledah dan menemukan HP tersebut disaku celana milik diduga pelaku berinisial FA.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan mengatakan salah satu personel Bhabinkamtibmas menerima informasi dari Kadus III Erwanto telah terjadi pencurian HP milik Sulia Dewi Agustina, oleh dua orang laki-laki berinisial FA dan RL yang sudah diamankan di kantor desa.

“Kejadian itu bermula saat korban Sulia dewi agustina dari kamar mandi rumahnya dan hendak pergi untuk menjemput anaknya pulang sekolah. Korban hendak mengambil HP miliknya yg di casnya di ruang tamu rumahnya dan dilihatnya HP tersebut sudah tidak ada lagi lalu dilihatnya pintu dapur rumahnya sudah terbuka dan ada bekas tapak kaki di lantai dapurnya,” katanya.

“Kemudian korban pergi ke belakang rumahnya dan bertanya kepada tetangganya yang bernama lina “kakak gak ngelihat ada org masuk tadi ke rumahku” lalu lina menjawab “ada..kayaknya yg masuk ke rumahmu tadi org yg mencari botot dan kulihat dia sudah pergi ke arah depan,” imbuhnya.

Selanjutnya korban pergi ke simpang Budi rahayu dan bertanya kepada ridho dan ridwan yg sedang bekerja sebagai tukang bangunan dan mempertanyakan apakah melihat pencari botot ada melintas.

“Korban berkata ” ridho kelen ada gak ngelihat org tukang cari botot HP kakak hilang di curinya ” mendengar informasi tersebut, ridho dan ridwan mencari orang itu dan dilihatnya sedang melintas di perlintasan kereta api dengan menaiki becak barang,” ungkapnya.

Lalu terang Agus, ridho dan ridwan menyetop becak yang dikendarai oleh pelaku dan mengeledah badan Febri andika (pelaku) ternyata di temukan 1 (satu) unit Hanphone merk OPPO A55 di saku celana milik korban lalu keduanya diamankan dan di bawa ke kantor desa sambirejo timur dan menghubungi bhabinkamtibmas.

“Lalu Personil Bhabin mendatangi kantor desa serta menanyakan duduk perkara yang sebenarnya kepada kedua belah pihak dan mencoba memediasi permasalahan tersebut,” terangnya.

Setelah dilakukan mediasi kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. dan dituangkan dalam surat perdamaian yang disaksikan oleh Kadus. (Hadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here