MEDAN | Media24jam.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tengah membangun platform layanan publik terpadu berbasis digital yang akan mengintegrasikan seluruh layanan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Platform ini ditargetkan sudah dapat digunakan masyarakat pada Juli 2026.
Inisiatif tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Nasution, yang berfokus pada percepatan pelayanan publik digital. Platform ini akan menggunakan sistem single sign-on (SSO), sehingga masyarakat cukup memiliki satu akun untuk mengakses berbagai layanan pemerintah daerah.
“Platform ini adalah upaya kita untuk mengintegrasikan seluruh aplikasi layanan publik milik Pemprov Sumut dari berbagai OPD. Dengan sistem ini, masyarakat hanya perlu satu kali registrasi dan satu kali log in, tidak perlu berkali-kali,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, di Medan, Selasa (28/10/2025).
Erwin menjelaskan, selama ini banyak aplikasi layanan publik berjalan secara terpisah, sehingga masyarakat kesulitan mengaksesnya. Kehadiran platform terpadu diharapkan menjadi solusi pelayanan digital yang mudah, cepat, dan efisien.
Saat ini, proyek pembangunan platform masih berjalan sesuai rencana. Tahapan yang sedang dilakukan adalah pendataan seluruh aplikasi layanan publik yang sudah ada di lingkungan Pemprov Sumut.
“Di akhir 2025, desain mockup platform ditargetkan rampung. Tahun 2026 akan dilanjutkan dengan pembuatan prototype, uji coba, dan penyempurnaan sistem. Targetnya Juli 2026 sudah bisa diluncurkan untuk masyarakat,” jelasnya.
Erwin menegaskan, pembangunan platform ini bukan proyek satu kali selesai, tetapi sistem berkelanjutan yang akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan publik. Karena itu, Pemprov Sumut juga tengah menyiapkan rekrutmen tenaga ahli IT yang akan fokus pada pengembangan sistem secara jangka panjang.
Platform ini menjadi bagian dari Program CERDAS (Cepat, Responsif, Handal, dan Solutif) — salah satu pilar PHTC Gubernur Bobby Nasution — yang menekankan modernisasi pelayanan publik berbasis teknologi digital demi mewujudkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien.(ril).




