Kepala BKN RI, Prof. Zudan Ajak Mahasiswa UNPRI Jaga Toleransi dan Bangun Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045

0
73

MEDAN | Media24jam.com – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., menjadi narasumber dalam Kuliah Umum Fakultas Hukum Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan bertema “Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045: Harmonisasi Etika, Hukum, dan Teknologi dalam Smart Governance”.

Kegiatan yang digelar di Aula Utama Lantai 10 Kampus Unggul UNPRI, Jalan Sampul No. 3 Medan Petisah, berlangsung meriah dan diikuti ribuan mahasiswa, khususnya dari Fakultas Hukum. Kuliah umum dipandu oleh Bayu Widianto, S.H., M.H. sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Prof. Zudan mengapresiasi capaian Fakultas Hukum UNPRI sebagai perguruan tinggi swasta yang seluruh program studinya—dari jenjang sarjana hingga doktor—telah meraih predikat “Unggul”. Ia menegaskan bahwa untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, birokrasi nasional harus dibangun di atas tiga pilar utama: etika, hukum, dan teknologi.

“Kunci Indonesia Emas adalah rukun dan utuh. Kita memiliki 17.504 pulau, 1.347 suku, 720 bahasa, dan enam agama. Toleransi adalah karakter dasar bangsa Indonesia yang menjadi fondasi birokrasi cerdas,” ujar Prof. Zudan.

Sebagai birokrat sekaligus akademisi, Prof. Zudan mengaitkan tema kuliah umum dengan semangat Sumpah Pemuda, di mana pemilihan Bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan mencerminkan kesadaran akan pentingnya toleransi dan persatuan bangsa. Ia juga berpesan agar mahasiswa terus mengasah daya kritis, tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan, dan berani menjadi agen perubahan.

“Jadilah yang pertama, walau mungkin belum yang terbaik. Jangan takut belajar, dan jangan takut berbeda,” pesannya yang disambut tepuk tangan meriah peserta.

Sebagai bentuk apresiasi, Prof. Zudan memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta kepada dua mahasiswa terbaik yang aktif bertanya dan berdiskusi selama kegiatan berlangsung.

Dalam paparannya, Prof. Zudan juga memaparkan sejumlah strategi menuju Indonesia Emas 2045, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan, perluasan lapangan kerja, dan pengentasan stunting. Ia menegaskan, negara unggul hanya dapat terwujud melalui masyarakat yang berpendidikan, sehat, dan beretika.

Wakil Rektor III UNPRI, Refi Ikhtiari, S.Si., M.Sc., Ph.D., yang mewakili Rektor Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., AIFO-K, menyampaikan bahwa pembangunan karakter dan etika merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi unggul.

“Etika adalah jiwa dari kecerdasan. Teknologi boleh maju, tetapi nilai moral dan kemanusiaan tidak boleh hilang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPH UNPRI, Prof. Dr. Tommy Leonard, S.H., M.Kn., kepada wartawan mengatakan bahwa kuliah umum yang menghadirkan narasumber nasional seperti Prof. Zudan menjadi momentum penting bagi civitas akademika UNPRI untuk memperkuat komitmen dalam membangun smart governance berbasis nilai-nilai luhur bangsa.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, UNPRI terus menunjukkan kiprahnya sebagai universitas yang melahirkan generasi cerdas secara intelektual dan emosional, berdaya saing global, serta berkarakter luhur dalam menjaga harmoni bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Prof. Tommy.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Dr. Herman, M.Si.; Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN, Dr. Samsul Hidayat, S.S., MPSDM; dan Kepala Kantor Regional VI BKN, Dr. Janri Haposan Ulil Panusunan Simanungkalit, S.Si., M.Si.

Dari pihak UNPRI tampak hadir Wakil Rektor II, Prof. Dr. Ermi Girsang, M.Kes., M.Biomed., AIFO; Wakil Rektor IV, Dr. dr. Ali Napiah Nasution, MKT, MKM, Sp.KKLP(K); Dekan Fakultas Hukum, Dr. Elvira Fitriyani Pakpahan, S.HI., M.Hum.; Ketua Komisi Etik dan Disiplin sekaligus Ketua Satgas PPKS UNPRI, Dr. Bayu Pratomo, S.S.T., M.P.; serta para ketua program studi, kepala lembaga, dan biro di lingkungan UNPRI.

Dekan Fakultas Hukum UNPRI, Dr. Elvira Fitriyani Pakpahan, S.HI., M.Hum., menegaskan komitmen Fakultas Hukum UNPRI untuk terus meningkatkan mutu akademik dan menjaga prestasi sebagai fakultas hukum unggulan di Sumatera Utara.

“Program studi Sarjana Hukum, Magister Hukum, Magister Kenotariatan, dan Doktor Hukum UNPRI akan terus memperkuat kualitas pembelajaran agar tetap menjadi yang terbaik di Kota Medan,” pungkasnya.

(Pul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here