Pemkab Deli Serdang Dukung Peran Muslimat NU dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

0
59

LUBUK PAKAM | Media24jam.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menyatakan dukungan penuh terhadap peran Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam membangun karakter masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat menerima audiensi pengurus Muslimat NU Kabupaten Deli Serdang bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, SS, di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (4/2/2026).

Audiensi ini juga membahas rencana pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat NU Kabupaten Deli Serdang yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Balairung Pemkab Deli Serdang, dengan estimasi dihadiri sekitar 200 peserta.

“Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung seluruh aktivitas organisasi kemasyarakatan yang berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. Dukungan ini diharapkan mampu menggerakkan potensi masyarakat secara lebih luas,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, di tengah tantangan pergeseran nilai moral yang terjadi saat ini, organisasi yang mampu membina anggotanya serta membentuk karakter ke arah yang lebih baik layak mendapat dukungan pemerintah.

“Salah satu yang kami nilai konsisten melakukan pembinaan tersebut adalah Muslimat NU. Harapannya, kolaborasi dengan pemerintah tidak hanya terbatas pada kegiatan keagamaan, tetapi juga bermuara pada peningkatan kesejahteraan anggota,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mendorong agar PC Muslimat NU Kabupaten Deli Serdang dapat terlibat aktif dalam penguatan ekonomi kerakyatan, salah satunya melalui partisipasi dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Organisasi membutuhkan motor penggerak agar dapat berjalan optimal. Pemkab siap memfasilitasi, bahkan membuka peluang keterlibatan organisasi lain dalam penguatan ekonomi masyarakat,” jelas Bupati.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan juga memiliki peran strategis dalam mengubah pola pikir masyarakat yang cenderung skeptis terhadap pemerintah.

“Organisasi harus mampu memberi dampak nyata bagi anggotanya. Tidak hanya bicara ideologi, tetapi sudah masuk pada tahap pemberdayaan dan keberlangsungan hidup,” ungkapnya.

Bupati kembali menekankan pentingnya kemandirian organisasi dan tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.

“Jangan membangun mindset bahwa tanpa bantuan pemerintah organisasi tidak bisa berjalan. Isu utama yang harus dikedepankan adalah kemandirian,” imbaunya.

Ia berharap Konfercab Muslimat NU ke depan dapat melahirkan gagasan-gagasan progresif yang relevan dengan perkembangan zaman serta memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan bidang koperasi dan Dinas P3PA2KB.

“Kami berharap sinergi ini tidak hanya terjalin saat kegiatan tertentu, tetapi hadir dalam setiap momentum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Ketua Muslimat NU Kabupaten Deli Serdang, Dra Wastianna Harahap, menyatakan kesiapan organisasinya untuk memaksimalkan peluang kolaborasi yang ditawarkan pemerintah daerah.

“PAC Muslimat NU telah terbentuk di 22 kecamatan dengan 133 ranting di desa dan kelurahan. Siapapun yang terpilih nantinya, kami insyaallah siap mengoptimalkan potensi yang ada,” ujarnya.

Ia juga menuturkan perjalanan panjang kepemimpinannya sejak pertama kali dipercaya memimpin Muslimat NU Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2005.

“Awalnya, harapan kami sederhana, ibu-ibu mau bergabung saja sudah menjadi kebahagiaan. Namun seiring waktu, kami menyadari pentingnya perencanaan yang lebih matang dan berdampak nyata bagi anggota,” tutupnya. (ES/dil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here