SIANTAR | MEDIA 24 JAM.COM-Suasana mencekam menyelimuti Pasar Dwikora atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Pajak Parluasan, Kamis (18/6/2026) dini hari. Kebakaran hebat yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB diperkirakan seratusan kios pedagang hangus dilalap si jago merah.
Api yang diduga muncul dari salah satu sudut pasar dengan cepat menjalar ke berbagai kios. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan melahap lapak-lapak yang menjual pakaian bekas impor (monja), kain ulos, sepatu, hingga komoditas pangan seperti bawang dan cabai.
“Api tiba-tiba langsung membesar dan membakar kios-kios yang menjual monja, kain ulos, sepatu, bawang, dan cabai,” ujar Aldi, salah seorang pedagang yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Kepanikan pun tak terhindarkan. Para pedagang yang datang ke lokasi berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka sebelum api merembet lebih luas. Tumpukan kain ulos dan sepatu tampak dipindahkan secara darurat ke tempat yang lebih aman.
Seorang warga bermarga Sianturi mengaku sempat mendengar suara ledakan keras sebelum kobaran api membumbung tinggi. Ledakan itu disebut berasal dari arah ujung pasar yang berada di dekat area toilet.
“Baru kali ini terbakar. Tadi ada suara ledakan, lalu muncul asap hitam,” ungkapnya.
Keterangan tersebut memunculkan dugaan adanya pemicu lain sebelum kebakaran membesar. Namun hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri dan tengah diselidiki pihak berwenang.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Pematangsiantar bersama tim Damkar PT STTC dan warga berjibaku memadamkan api serta melakukan pendinginan agar kobaran tidak kembali muncul.
Belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kebakaran ini diperkirakan menimbulkan kerugian besar bagi para pedagang yang menggantungkan hidupnya di Pajak Parluasan.
Polisi dan instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan salah satu pusat perdagangan terbesar di Kota Pematangsiantar tersebut.(red)




