Api Mengamuk, 7 Rumah di Mardingding Hangus, Kerugian Rp2,5 Miliar

0
12

KARO | MEDIA 24 JAM .COM- Jeritan “kebakaran!” memecah keheningan malam di Desa Mardingding, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Kamis (27/8/2026) dini hari. Api yang berkobar hebat menghanguskan tujuh pintu rumah semi permanen milik warga. Satu rumah lainnya terpaksa dirusak untuk mencegah api semakin meluas.


Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.18 WIB. Saat sebagian warga sedang terlelap, tiba-tiba terdengar teriakan warga yang mengetahui kobaran api.


“Kebakaran… kebakaran!” teriak warga yang sontak membuat penghuni dan masyarakat sekitar berhamburan keluar rumah.


Warga pun berupaya melakukan pertolongan dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah warga.


Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi. Pos Damkar Lau Baleng yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi, dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran milik Batalyon 904 TP Garamata.


Kabid Damkar Pemkab Karo, Budi Mulia Tarigan, SE, MM, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Kamis sekitar pukul 10.25 WIB.


“Benar, terjadi kebakaran di Desa Mardingding. Tujuh pintu rumah terbakar dan satu rumah dirusak untuk membantu proses pemadaman,” ujar Budi.


Tujuh rumah yang terbakar masing-masing milik Antonius Ginting (40), Arjuna Barus (42), Jusup Barus (52), Hendri Bangun (43), Meriah Ukur Sitepu (47), Sektor Sebayang (45), dan Rante Br Sembiring (60).


Sementara satu rumah milik Paulus Hasugian (50) terpaksa dirusak.


“Surat-surat berharga milik warga juga ikut hangus terbakar dalam kejadian tersebut,” katanya.


Petugas bersama warga berjibaku memadamkan api. Setelah bekerja keras, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar satu jam kemudian.


Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.


“Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp2,5 miliar, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” pungkas Budi.


Peristiwa kebakaran tersebut kembali menjadi pengingat bagi masyarakat Tanah Karo untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi yang rentan memicu kebakaran.(Ton24)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here