MEDAN (Media24jam.com) – Sepinya pembeli dalam beberapa waktu terakhir dirasakan pedagang grosir kecil di Kota Medan. Taufik, penjaga grosir di kawasan Menteng, menyebut kondisi ekonomi sebagai penyebab utama menurunnya keramaian.
“Sepi sekarang. Sunyi. Keadaan ekonomi,” ujar Taufik saat diwawancarai, Kamis (1/10/2026).
Menurut Taufik, rokok masih menjadi barang yang paling banyak dicari pembeli, disusul aneka jajanan. Rokok juga menjadi barang yang paling cepat habis karena pembeliannya berulang.
Di tengah lesunya pasar, harga rokok ikut naik. Rokok Sempurna ukuran kecil yang sebelumnya dijual Rp26 ribu per bungkus kini menjadi Rp28 ribu. Taufik menilai kenaikan Rp2.000 itu tergolong kecil dan tidak menyurutkan minat pembeli. “Yang dibutuhkan rokok, orang tetap beli,” katanya.
Untuk pasokan, Taufik mengambil barang dagangan dari grosir-grosir besar. Ia mengaku kenaikan harga dari pemasok tidak terlalu berpengaruh pada usahanya, sehingga ia tetap berbelanja di sana untuk menyetok barang.
Meski usaha sedang sepi, Taufik tetap optimistis. Ia berharap ke depan usahanya bisa lebih lancar dan kembali berjaya.(Tim)





